PBB Serukan Pencabutan Pembatasan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-Anak Gaza

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan pencabutan pembatasan pasokan perlengkapan sekolah ke Jalur Gaza. Seruan ini didukung oleh mitra bantuan kemanusiaan PBB guna memastikan lebih banyak anak tetap dapat mengakses pendidikan di tengah situasi krisis.

Anak-anak di Gaza yang kembali bersekolah.
Anak-anak di Gaza yang kembali bersekolah. (dok : Tangkapan Layar).

DK-Jenewa — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan pencabutan pembatasan pasokan perlengkapan sekolah ke Jalur Gaza. Seruan ini didukung oleh mitra bantuan kemanusiaan PBB guna memastikan lebih banyak anak tetap dapat mengakses pendidikan di tengah situasi krisis.

Melansir Xinhua, seruan tersebut disampaikan pejabat kemanusiaan PBB pada Jumat (16/1/2026). Upaya ini menjadi bagian dari komitmen internasional untuk menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) bersama mitra lokal terus bekerja memulihkan aktivitas belajar mengajar. Selain mendukung sektor pendidikan, OCHA juga membantu warga yang terdampak cuaca musim dingin ekstrem.

Saat ini, lebih dari 440 ruang belajar telah kembali beroperasi dan melayani sekitar 270.000 siswa dengan dukungan lebih dari 6.300 guru. Hingga Januari 2026, sebanyak 10 lokasi belajar sementara tambahan di wilayah gubernuran Gaza telah selesai direnovasi.

Selain pendidikan, OCHA turut memprioritaskan bantuan bagi korban badai musim dingin yang kehilangan tempat tinggal. Lebih dari 200 tenda telah didistribusikan kepada keluarga terdampak, disertai berbagai perlengkapan pendukung.

Bantuan tersebut meliputi ribuan terpal, selimut, pakaian hangat, peralatan memasak dan makan, serta lampu tenaga surya. Langkah ini diharapkan dapat membantu warga bertahan menghadapi suhu ekstrem selama musim dingin.

Meski demikian, lebih dari satu juta warga Gaza masih membutuhkan bantuan tempat tinggal secara mendesak dan solusi hunian jangka panjang. Kebutuhan tersebut mencakup perbaikan rumah rusak serta penyediaan paket hunian darurat.

OCHA menegaskan pentingnya akses yang lebih luas terhadap perlengkapan pendidikan agar anak-anak Gaza dapat belajar secara layak dan berkelanjutan. PBB berharap dukungan internasional yang lebih kuat dapat meringankan penderitaan warga Gaza, sekaligus membantu mereka menghadapi dampak konflik dan cuaca ekstrem yang terus berlanjut.