https://dpk.kepriprov.go.id/
Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF, Pemerhati: Bukan Pemain Pinggiran  Jakarta – Indonesia dipercaya menempati posisi Wakil Komandan dalam International Stabilization Force (ISF) sebagai bagian dari inisiatif Board of Peace (BoP) guna mendukung stabilisasi dan rekonstruksi Palestina, khususnya Gaza.  Pemerhati politik luar negeri Rizal Mallarangeng menilai kepercayaan tersebut sebagai kehormatan besar sekaligus bukti bahwa Indonesia tidak lagi berada di pinggiran percaturan geopolitik global.  “Ini kehormatan besar, kita diberikan kesempatan menjadi wakil komandan,” ujar Rizal saat perjalanan pulang usai menghadiri KTT BoP di Washington DC, Sabtu (21/2/2026).  Pria yang akrab disapa Celi itu menyebut posisi Wakil Komandan ISF merupakan pengakuan atas kapasitas dan kredibilitas Indonesia dalam misi perdamaian internasional.  “Ini luar biasa. Untuk posisi ini tentu diperlukan perwira tinggi berpangkat bintang tiga dalam misi perdamaian dan rekonstruksi di Palestina. Ini peran internasional yang konkret sesuai amanat konstitusi, bebas dan aktif, serta turut menciptakan perdamaian dunia,” katanya.  Pendiri Freedom Institute itu menegaskan, keterlibatan Indonesia bukan sekadar simbolik, melainkan kerja nyata yang harus diwujudkan di lapangan.  “Ini bukan sekadar wacana, tetapi kerja konkret yang harus dilakukan. Sebuah kehormatan bagi bangsa kita,” ujarnya.  Ia menambahkan, penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF menjadi implementasi nyata politik luar negeri bebas dan aktif. Menurutnya, publik perlu melihat partisipasi tersebut sebagai langkah strategis yang patut didukung.  “Yang penting sekarang bukan bersikap sinis, melainkan optimistis dan bangga bahwa Indonesia menjadi negara yang dihargai serta diberi tempat tinggi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, dalam hal ini di Gaza dan Palestina,” ucapnya.  Dengan mandat tersebut, Indonesia dinilai semakin menegaskan posisinya sebagai pemain aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. Dalam forum Board of Peace, Indonesia disebut bukan sekadar peserta pelengkap, melainkan bagian dari inisiator utama.  “Kita bukan pemain pinggiran. Kita ada di meja perundingan sebagai peserta aktif,” katanya.
NASIONAL  

Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF, Pemerhati: Bukan Pemain Pinggiran Jakarta – Indonesia dipercaya menempati posisi Wakil Komandan dalam International Stabilization Force (ISF) sebagai bagian dari inisiatif Board of Peace (BoP) guna mendukung stabilisasi dan rekonstruksi Palestina, khususnya Gaza. Pemerhati politik luar negeri Rizal Mallarangeng menilai kepercayaan tersebut sebagai kehormatan besar sekaligus bukti bahwa Indonesia tidak lagi berada di pinggiran percaturan geopolitik global. “Ini kehormatan besar, kita diberikan kesempatan menjadi wakil komandan,” ujar Rizal saat perjalanan pulang usai menghadiri KTT BoP di Washington DC, Sabtu (21/2/2026). Pria yang akrab disapa Celi itu menyebut posisi Wakil Komandan ISF merupakan pengakuan atas kapasitas dan kredibilitas Indonesia dalam misi perdamaian internasional. “Ini luar biasa. Untuk posisi ini tentu diperlukan perwira tinggi berpangkat bintang tiga dalam misi perdamaian dan rekonstruksi di Palestina. Ini peran internasional yang konkret sesuai amanat konstitusi, bebas dan aktif, serta turut menciptakan perdamaian dunia,” katanya. Pendiri Freedom Institute itu menegaskan, keterlibatan Indonesia bukan sekadar simbolik, melainkan kerja nyata yang harus diwujudkan di lapangan. “Ini bukan sekadar wacana, tetapi kerja konkret yang harus dilakukan. Sebuah kehormatan bagi bangsa kita,” ujarnya. Ia menambahkan, penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF menjadi implementasi nyata politik luar negeri bebas dan aktif. Menurutnya, publik perlu melihat partisipasi tersebut sebagai langkah strategis yang patut didukung. “Yang penting sekarang bukan bersikap sinis, melainkan optimistis dan bangga bahwa Indonesia menjadi negara yang dihargai serta diberi tempat tinggi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, dalam hal ini di Gaza dan Palestina,” ucapnya. Dengan mandat tersebut, Indonesia dinilai semakin menegaskan posisinya sebagai pemain aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. Dalam forum Board of Peace, Indonesia disebut bukan sekadar peserta pelengkap, melainkan bagian dari inisiator utama. “Kita bukan pemain pinggiran. Kita ada di meja perundingan sebagai peserta aktif,” katanya.

DK-Jakarta – Indonesia dipercaya menempati posisi Wakil Komandan dalam International Stabilization Force (ISF) sebagai bagian…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.