HUT ke-12 Buton Tengah, Gubernur Sultra Pastikan Jalan Labungkari–Lakudo Dibangun Tahun Ini, Azhari Paparkan Capaian Pembangunan

DK – Buton Tengah – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Buton Tengah menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah. Dalam perayaan yang dirangkaikan dengan tradisi Pakande- kandea, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memastikan pembangunan ruas jalan Labungkari–Lakudo akan mulai dikerjakan tahun ini. Pada kesempatan yang sama, Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sekaligus arah kebijakan pembangunan ke depan.

Kehadiran Gubernur Sultra disambut langsung oleh Bupati Azhari bersama Wakil Bupati Adam Basan, jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara dan Buton Tengah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka mengucapkan selamat kepada masyarakat Buton Tengah atas peringatan HUT ke-12. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Buton Tengah akan terus berkembang di bawah kepemimpinan Bupati Azhari dan Wakil Bupati Adam Basan.

Menurutnya, optimisme tersebut didasarkan pada keberhasilan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menghadirkan berbagai program strategis pemerintah pusat, seperti Sekolah Rakyat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), serta sejumlah program pembangunan lainnya.

“Saya yakin apa yang dilakukan Bupati Buton Tengah saat ini akan membawa daerah ini semakin maju seperti daerah-daerah lainnya,” ujar Andi Sumangerukka.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Buton Tengah atas dukungan yang diberikan kepadanya dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara. Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi, ia memastikan pembangunan ruas jalan Labungkari–Lakudo yang selama ini mengalami kerusakan akan direalisasikan pada tahun ini.

“Insyaallah tahun ini akan dikerjakan. Anggarannya sudah kami siapkan melalui APBD Perubahan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang melintas dapat menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman,” katanya.

Andi Sumangerukka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah demi mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, memanfaatkan momentum HUT ke-12 untuk menyampaikan refleksi perjalanan daerah sejak dimekarkan sekaligus memaparkan capaian pembangunan yang berhasil diraih selama periode 2020–2025.

Ia menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Buton Tengah meningkat dari 64,37 poin pada 2020 menjadi 68,39 poin pada 2025. Peningkatan tersebut ditopang oleh membaiknya angka harapan hidup yang mencapai 70,65 tahun, angka harapan lama sekolah 13,44 tahun, serta pengeluaran per kapita sebesar Rp8,82 juta.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Buton Tengah pada 2025 mencapai 5,56 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp3,41 triliun.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 15,32 persen pada 2020 menjadi 13,40 persen pada 2025. Pemerataan pendapatan juga tetap terjaga dengan Gini Ratio sebesar 0,302, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada pada angka 3,15 persen.

Azhari juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah diwujudkan selama sekitar 16 bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Adam Basan. Di antaranya menghadirkan Program Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), pembangunan RSUD, pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD), pendirian kantor Bulog, kantor Pengadilan Agama, serta berbagai program strategis nasional lainnya.

“Hadirnya berbagai program prioritas Presiden Prabowo di Kabupaten Buton Tengah merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini akan terus kami jaga demi mempercepat kemajuan Buton Tengah,” ujar Azhari.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah akan memfokuskan pembangunan pada sektor kelautan dan pesisir melalui konsep Blue Economy. Program tersebut mencakup pengembangan Geopark Pulau Muna menuju UNESCO Global Geopark, kawasan budidaya lobster berkelanjutan, Program Transmigrasi Maritim, pengembangan wisata bahari berbasis konservasi, serta optimalisasi sektor perikanan tangkap dan peternakan berbasis padang rumput.

Di akhir sambutannya, Azhari menyampaikan apresiasi kepada para bupati dan penjabat bupati sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membangun Buton Tengah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tenggara atas dukungan terhadap berbagai program pembangunan di daerah.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para nelayan, petani, pembudidaya, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Buton Tengah.

“Kami selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk mewujudkan Buton Tengah yang semakin maju dan sejahtera,” tutup Azhari.

Penulis: Akbar Editor: Herman