Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD571,6 Juta hingga Juli 2026

Nilai perdagangan Indonesia dan Rumania meningkat signifikan sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai perdagangan kedua negara mencapai USD571,6 juta

Duta Besar RI untuk Rumania dan Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat (tengah) dalam resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar KBRI di Bucharest, Kamis, 17 September 2026
Duta Besar RI untuk Rumania dan Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat (tengah) dalam resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar KBRI di Bucharest, Kamis, 17 September 2026 (dok : Tangkapan Layar)

DK-Bucharest – Nilai perdagangan Indonesia dan Rumania meningkat signifikan sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai perdagangan kedua negara mencapai USD571,6 juta, atau meningkat sekitar 240 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar USD168 juta.

Duta Besar RI untuk Rumania dan Republik Moldova Meidyatama Suryodiningrat mengatakan, peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja ekspor Indonesia ke Rumania yang mencapai USD541,1 juta dalam tujuh bulan pertama 2026.

“Dalam periode tersebut, ekspor Indonesia ke Rumania mencapai USD541,1 juta. Sehingga nilai perdagangan dalam tujuh bulan pertama 2026 telah melampaui total perdagangan sepanjang 2025 maupun tahun-tahun sebelumnya,” kata Meidyatama dalam resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar KBRI Bucharest, Kamis (17/9/2026).

Menurut Meidyatama, Indonesia dan Rumania terus memperkuat kemitraan ekonomi melalui peningkatan aktivitas perdagangan yang lebih aktif dan saling melengkapi. Potensi ekonomi kedua negara dinilai masih terbuka luas untuk dikembangkan.

“Hubungan bilateral Indonesia dan Rumania telah terjalin kuat sejak 1950. Kini, kedua negara tengah membangun landasan kerja sama ekonomi yang saling melengkapi, bukan saling bersaing,” ujarnya.

Tren peningkatan perdagangan bilateral juga terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai perdagangan Indonesia dan Rumania tercatat sebesar USD158,5 juta pada 2022, kemudian meningkat menjadi USD317,7 juta pada 2025, dengan Indonesia mencatat surplus perdagangan.

Meidyatama menyebut capaian perdagangan pada Januari–Juli 2026 menjadi rekor tertinggi dalam sejarah hubungan ekonomi kedua negara. Perkembangan tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu mitra dagang utama Rumania di kawasan Asia Tenggara.

Selain perdagangan, peluang kerja sama bilateral juga terbuka di sejumlah sektor, antara lain ekonomi, investasi, pariwisata, dan ketenagakerjaan. Indonesia juga mendorong dukungan Rumania terhadap percepatan proses ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-EU CEPA).

Sekretaris Negara untuk Urusan Strategis dan Global Kementerian Luar Negeri Rumania Ana Cristina Tinca mengatakan perdagangan merupakan salah satu bidang penting dalam hubungan kedua negara. Menurutnya, peluang kerja sama tersebut juga dapat dikembangkan dalam kerangka hubungan antara Uni Eropa dan ASEAN.

Penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Rumania menjadi salah satu sorotan dalam resepsi diplomatik yang dihadiri lebih dari 250 orang, yang terdiri atas pejabat pemerintah Rumania, korps diplomatik, mitra kerja, sahabat Indonesia, serta undangan lainnya.

Kegiatan tersebut juga menampilkan beragam kesenian Indonesia, seperti Tari Kembang Girang, Joged Bumbung, dan Kecak yang dibawakan Sanggar Seni Jepun Bali Bucharest. Para tamu juga disuguhi pertunjukan angklung serta berbagai kuliner khas Indonesia.

Peningkatan perdagangan tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya hubungan ekonomi Indonesia dan Rumania, sekaligus membuka ruang bagi penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor pada masa mendatang.