Prabowo Subianto: Ketahanan Energi Indonesia Masih Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketahanan energi Indonesia masih dalam kondisi aman meski konflik di kawasan Timur Tengah terus memanas.

Presiden Prabowo beserta jajaran pejabat negara lainnya saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026.
Presiden Prabowo beserta jajaran pejabat negara lainnya saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026 (dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketahanan energi Indonesia masih dalam kondisi aman meski konflik di kawasan Timur Tengah terus memanas. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi besar untuk mendukung kemandirian energi nasional.

Presiden menyampaikan bahwa kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri.

“Kita memiliki karunia besar dari Yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu,” ujar Presiden saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Republik Indonesia, Senin (9/3/2026).

Potensi Energi dari Sektor Pertanian

Menurut Presiden, berbagai komoditas pertanian tersebut dapat diolah menjadi sumber energi alternatif seperti bioenergi. Selain memperkuat ketahanan energi, pemanfaatan komoditas tersebut juga berpotensi mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kita sangat bersyukur atas karunia Yang Mahakuasa. Bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan. Dalam keadaan harga BBM seperti sekarang, kita bersyukur bahwa swasembada energi hampir kita capai, dan kita sudah sampai pada swasembada beras,” kata Presiden.

Optimisme Hadapi Ketidakpastian Global

Presiden juga meminta masyarakat tidak khawatir menghadapi kondisi global yang penuh ketidakpastian saat ini. Ia menilai Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar dibandingkan banyak negara lain di dunia.

“Saya sudah melihat dan mempelajari angka-angka. Setiap hari kita menemukan kekayaan-kekayaan baru. Kita mungkin akan mengalami kesulitan, tetapi perkiraan saya kita akan keluar dari keadaan krisis ini dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang dinilai berperan penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan nasional agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global.

“Bersatu kita kuat, bersatu kita akan keluar dalam keadaan yang lebih baik. Terima kasih, teruskan pengabdianmu yang luar biasa ini,” kata Presiden.