https://dpk.kepriprov.go.id/

Indonesia Teken Kerja Sama Riset dengan CERN, Perkuat Diplomasi Sains Global

Indonesia resmi menandatangani International Cooperation Agreement (ICA) dengan CERN sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi riset global.

Indonesia resmi menandatangani International Cooperation Agreement (ICA) dengan The European Organization for Nuclear Research (CERN). Penandatanganan ini dilakukan setelah melalui dua tahun proses negosiasi dan koordinasi lintas lembaga
Indonesia resmi menandatangani International Cooperation Agreement (ICA) dengan The European Organization for Nuclear Research (CERN). Penandatanganan ini dilakukan setelah melalui dua tahun proses negosiasi dan koordinasi lintas lembaga.(dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta — Indonesia resmi menandatangani International Cooperation Agreement (ICA) dengan CERN sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi riset global. Kesepakatan ini dicapai setelah melalui proses negosiasi dan koordinasi lintas lembaga selama dua tahun.

Penandatanganan dilakukan secara sirkuler pada 21 April 2026 oleh Direktur Jenderal CERN, Mark Thomson, dan Kepala BRIN, Arif Satria. Kerja sama ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kementerian Luar Negeri RI, BRIN, dan CERN.

Inisiatif kerja sama ini pertama kali digagas pada November 2023 oleh Pusat Riset Fisika Kuantum BRIN, dengan perundingan resmi dimulai pada Maret 2024. Proses tersebut juga mencakup adendum nota kesepahaman terkait Proyek ALICE (A Large Ion Collider Experiment), salah satu eksperimen utama di Large Hadron Collider (LHC) milik CERN.

Perundingan ICA rampung pada November 2025 dan memperoleh persetujuan Dewan CERN pada Desember 2025 di Jenewa. Tahapan ini menandai selesainya proses menuju kerja sama formal antara Indonesia dan lembaga riset fisika partikel terbesar di dunia tersebut.

Deputi Kebijakan Pembangunan BRIN, Nunung Nuryartono, menyatakan kerja sama ini sejalan dengan semangat “science for peace and innovation for prosperity” yang diusung kedua pihak. Ia menilai kolaborasi ini akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.

ICA Indonesia–CERN menjadi tonggak penting dalam diplomasi sains nasional. Perjanjian ini membuka akses lebih luas bagi peneliti, mahasiswa, dan institusi Indonesia untuk terlibat dalam ekosistem riset CERN.

Ke depan, Kementerian Luar Negeri RI akan mengawal penyusunan protokol turunan dari ICA guna memastikan kepentingan nasional tetap terakomodasi. Termasuk dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui beasiswa, pertukaran peneliti, serta akses ke fasilitas riset dan proyek internasional CERN.

Melalui kerja sama ini, Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan global serta memperluas peluang kolaborasi dengan institusi riset terkemuka dunia.