DK-Tokyo, 5 Oktober 2025 — Sanae Takaichi, profesor sekaligus mantan Menteri Keamanan Ekonomi Jepang, resmi terpilih sebagai pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang. Kemenangannya pada Sabtu (4/10/2025) ini menandai sejarah baru, karena Takaichi menjadi perempuan pertama yang memimpin LDP sejak partai tersebut berdiri.
Dengan kemenangan ini, Takaichi juga berpeluang besar menjadi Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, menggantikan Shigeru Ishiba, yang sebelumnya menjabat sebagai Perdana Menteri sekaligus ketua LDP.
Akhiri Kepemimpinan Shigeru Ishiba
Terpilihnya Takaichi sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Ishiba yang mundur dari jabatan setelah mendapat tekanan publik akibat tingginya inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat Jepang.
Dalam pidato kemenangannya, Takaichi menegaskan bahwa dirinya tidak akan berpuas diri dengan kemenangan ini.
“Ini bukan waktunya merayakan. Kerja keras justru dimulai dari sekarang. Saya berjanji akan menakhodai LDP dan mengubah kecemasan rakyat menjadi harapan,” ujar Takaichi dikutip dari NHK.
Profil dan Latar Belakang Akademik
Sanae Takaichi lahir pada 7 Maret 1961 di Prefektur Nara, Jepang. Ia menempuh pendidikan di SMA Unebi, kemudian melanjutkan studi di Universitas Kobe, Fakultas Administrasi Bisnis dengan jurusan Matematika Manajemen, dan lulus pada Maret 1984.
Pada tahun yang sama, Takaichi bergabung dengan Matsushita Institute of Government and Management di Kanagawa, lembaga bergengsi yang memadukan teori dan praktik kebijakan publik. Di sana, ia terlibat langsung dalam proyek-proyek sosial untuk memahami persoalan masyarakat dari tingkat akar rumput.
Karier internasionalnya dimulai saat menjadi Congressional Fellow di Amerika Serikat, bekerja di salah satu kantor anggota DPR AS. Dari pengalaman itu, ia mempelajari proses legislasi, perdebatan anggaran, dan kebijakan keamanan nasional Amerika.
Sekembalinya ke Jepang pada 1989, Takaichi menuntaskan pendidikan di Matsushita Institute dan mulai aktif dalam dunia politik sejak 1993.
Karier Politik dan Akademik
Selain aktif di politik, Takaichi juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Pada April 2004, ia diangkat menjadi profesor di Fakultas Ekonomi Universitas Kinki, mengajar bidang kebijakan usaha kecil-menengah, organisasi industri, dan ekonomi regional.
Beberapa bulan kemudian, pada Oktober 2004, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang. Dalam posisi itu, Takaichi berperan penting dalam mendorong inovasi teknologi informasi, memperkuat daya saing UKM, dan merancang reformasi industri.
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Menteri Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi, kemudian Menteri Keamanan Ekonomi Jepang. Kini, dengan terpilihnya sebagai ketua LDP, Takaichi bersiap menorehkan sejarah baru dalam politik Jepang.
Dijuluki “Margaret Thatcher Jepang”
Takaichi dikenal sebagai politikus berhaluan konservatif dan sering dibandingkan dengan Margaret Thatcher, mantan Perdana Menteri Inggris yang juga menjadi sosok inspiratif baginya. Pandangannya yang tegas terhadap isu pertahanan, stabilitas ekonomi, dan reformasi birokrasi membuatnya dikenal luas di kalangan konservatif Jepang.














