DK-Jakarta — Meskipun terjadi lonjakan permintaan BBM pada beberapa merek SPBU swasta, ketersediaan bahan bakar minyak di seluruh negeri tetap aman dan terkendali.
Beberapa SPBU swasta dilaporkan kewalahan melayani konsumen karena permintaan mendadak yang tinggi. Situasi ini menyebabkan antrean panjang dan di beberapa tempat stok jenis tertentu sempat menipis.
Namun demikian, pemerintah memastikan bahwa stok nasional tidak mengalami gangguan. Upaya koordinasi dilakukan agar SPBU-swasta mendapatkan pasokan dari sumber utama yang sama seperti milik negara, sehingga seluruh masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhannya meskipun di merek favoritnya belum tersedia.
Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:
Memperluas distribusi BBM ke SPBU swasta agar mereka juga mendapat aliran pasokan yang memadai.
Meninjau kembali dan menyesuaikan kuota impor agar selaras dengan lonjakan permintaan.
Mengoptimalkan rantai logistik dan distribusi sehingga stok menjadi merata ke seluruh wilayah.
Dengan kebijakan tersebut, diperkirakan kelangkaan hanya akan bersifat lokal dan sementara, dan tidak menjalar hingga ke tingkat nasional.














