
DK-Tanjungpinang Beberapa calon penumpang kapal yang hendak melakukan perjalanan rute Tanjung Pinang menuju Kabupaten Lingga baru-baru ini menjadi korban penipuan tiket melalui aplikasi WhatsApp. Pelaku penipuan ini menggunakan modus dengan menawarkan tiket kapal dengan harga murah, dengan alasan pemesanan secara online. Setelah korban melakukan transfer uang sesuai yang diminta, mereka tidak menerima tiket yang dijanjikan oleh pelaku.
Salah satu korban penipuan, yang merupakan calon penumpang kapal, mengaku telah mentransfer uang sebesar Rp135 ribu sebagai down payment (DP) untuk mengamankan tempat duduk di kapal. Namun, setelah melakukan pembayaran, tiket yang dijanjikan tidak kunjung diterima. Hingga kini, telah teridentifikasi sekitar 11 orang korban penipuan tersebut, dan pelaku sudah tidak dapat dihubungi karena nomor WhatsApp mereka sudah tidak aktif.
Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL), Memahamad Fatur, mengecam keras tindakan penipuan yang merugikan masyarakat, terutama mahasiswa yang menjadi sasaran. Ia juga mengimbau agar masyarakat, khususnya mahasiswa, membeli tiket kapal melalui saluran resmi, seperti situs tiketkapal.com, untuk menghindari menjadi korban penipuan yang semakin marak, terutama menjelang periode mudik.














