E-Commerce Semakin Menjanjikan, Kegiatan BI Netifest 2019 Bantu Gen-Z Kenali Peluang Ekonomi

Muttaqin(Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau)
Muttaqin(Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau)

DK-Pekanbaru-Perkembangan zaman yang semakin pesat dengan menghadirkan tekhologi mumpuni, memudahkan setiap manusia dalam melakukan aktivitasnya. Baik anak remaja maupun orang tua lihai dalam menggunakan ‘sosial media’. Dalam kurun waktu belakangan ini sosial media menjadi suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas manusia. Tak terkecuali di Indonesia. Baik mereka yang menggunakan sosial media hanya untuk hiburan dan bersosial dengan orang lain, maupun memanfaatkan sosial media untuk berbisnis. Gen-Z atau generasi millineal harus peka terhadap peluang-peluang ekonomi melalui media sosial, yang biasa dikenal dengan sebutan E-commerce. Dikutip dari wikipedia e-commerce singkatan dari electronic commerce, yang dapat diartikan penyebaran, pembelian dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. E-commerce merupakan bagian dari e-businees, di mana cakupan e-business lebih luas. Tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis. Sekarang ini sudah banyak e-commerce yang berkembang di Indenosia, seperti go-jek, grab, lazada, buka lapak, tokopedia, dan masih banyak lagi. Selain menjanjikan, e-commerce juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan mengatasi pengangguran. Tidak tangung-tanggung sebagian besar e-commerce pendirinya adalah anak muda. Namun tak sedikit juga anak muda yang belum paham memanfaatkan tekhnologi dengan baik. Seharusnya sebagai agen perubahan anak muda menjadi tonggak utama perubahan ekonomi Indonesia.
Hal inilah yang mendorong Bank Indonesia untuk membantu generasi millineal mengenal peluang usaha masa kini. Dikutip dari website resmi Bank Indonesia www.bi.go.id BI mendorong masyarakat, khusunya kalangan muda netizen, untuk mengenali peluang ekonomi dan keuangan digital di Indonesia antara lain melalui ide karya kreatif yang menginspirasi kalangan muda lainnya. Dalam upaya mewadahi ide kreatif dan konten yang membangun tentang ekonomi dan keuangan digital, BI telah menyelenggarakan Video dan Blog Competition Tahun 2018, sebagai rangkaian BI goes to Campus 2018 yang mengusung “Ekonomi Digital dan Perlindungan Konsumen”. Kompetisi yang berlangsung sejak November hingga Desember 2018, telah menghasilkan karya sebanyak 642 artikel blog da 452 video.
Penghargaan atas pemenang kompetisi dimaksud diberikan dalam penyelenggaraan Bank Indonesia Netizen Festival (Netifest) 2019 “Ekonomi Digital itu Kita Banget” yang berlangsung di Museum Bank Indonesia pada tanggal 01 Maret 2019. Penghargaan kepada pemenang diberikan lamgsung oleh Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara.
Bank Indonesia sebagai regulator di bidang sistem pembayaran, termasuk pengaturan sistem pembayaran e-commerce, berupaya untuk terus mendorong pengembangan ekonomi digital melalui fasilitasi kegiatan sistem pembayaran, mendorong sistem UMKM agar dapat tersalurkan kepada konsumen bahkan menjadi komoditi ekspor, serta mendorong berkembangnya industri pariwisata yang memanfaatkan pengguanaan platform digital. Begitu yang dikatakan Deputi Gubernur Senior BI dalam sambutannya.
Kegiatan BI Netifest 2019 merupakan puncak dari rangkaian acara BI Goes to Campus yang memfasilitasi generasi muda dalam melihat peluang berkembangnya ekonomi. Tema kegiatan BI Netifest sejalan dengan dengan langkah Bank Indonesia untuk memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam mendukung Strategi Nasional Ekonomi dan Keuangan Digital, khususnya untuk mendorong perumbuhan ekonomi dan mengurangi defisit transaksi berjalan, yang pada tahun 2019 dapat diperkirakan menuju kisaran 2,5% dari PDB menurut (McKinsey,2016) ekonomi digital diproyeksikan menyumbang USD 150 miliar ke PDB Indonesia pada 2025. Dengan perumbuhan yang besar, ekonomi digital melahirkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda di tengah pekmebangan teknologi yang cukup pesat.(Hs)