BATAM  

Ririn Warsiti Terpilih Pimpin Wanita Tani Indonesia Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan

 

DK-BATAM-Ririn Warsiti resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Tani Indonesia (WTI) Provinsi Kepulauan Riau. Terpilihnya Ririn diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendukung upaya ketahanan pangan di daerah.

Wanita Tani Indonesia merupakan organisasi perempuan yang bernaung di bawah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Organisasi ini dibentuk sebagai wadah bagi perempuan Indonesia untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan pertanian dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan.

Dalam keterangannya, Ririn Warsiti menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat keluarga maupun dalam pengembangan sektor pertanian secara lebih luas.

“Perempuan bukan hanya pendamping dalam aktivitas pertanian, tetapi juga pelaku utama yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan perempuan tani harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, bidang kerja Wanita Tani Indonesia berfokus pada pemberdayaan perempuan pedesaan, peningkatan kapasitas petani perempuan, serta penguatan ketahanan pangan nasional. Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan usaha, dan pengembangan keterampilan, organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian.

Di Kepulauan Riau, WTI juga akan mendorong pengembangan pertanian berbasis potensi lokal, pemanfaatan pekarangan produktif, penguatan usaha mikro berbasis pangan, serta peningkatan literasi pertanian bagi generasi muda dan kaum perempuan.

Ririn menilai bahwa tantangan ketahanan pangan ke depan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk perempuan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pengelolaan kebutuhan pangan keluarga.

“Ketahanan pangan tidak hanya dibangun di sawah dan kebun, tetapi juga dimulai dari rumah tangga. Perempuan memiliki posisi strategis untuk memastikan ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, DPD Wanita Tani Indonesia Kepulauan Riau diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah, kelompok tani, pelaku UMKM, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan.

Terpilihnya Ririn Warsiti juga dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas ruang kepemimpinan perempuan di sektor pertanian dan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kontribusi kaum perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kepulauan Riau.

Penulis: HermanEditor: Agus