DK-Jakarta – Gereja Katedral Jakarta menyiapkan sekitar 5.000 kursi bagi umat yang akan mengikuti rangkaian peringatan Tri Hari Suci Paskah tahun 2026.
Humas Katedral Jakarta Susyana Suwadie mengatakan kapasitas tersebut mencakup berbagai area di kompleks gereja, termasuk ruang utama, tenda, dan area tambahan lainnya.
“Kita menyediakan kompleks ini dengan berbagai ruangan dan tenda yang disiapkan, total kapasitas kursi sekitar 5.000,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Rincian kapasitas tersebut meliputi area luar seperti Plaza Maria dan Gua Maria sebanyak 500 kursi, tenda sekitar 3.000 kursi, serta Grha Pemuda lantai 1 dan 4 sebanyak 800 kursi.
Untuk mengantisipasi lonjakan umat, pihak gereja tetap menerapkan sistem registrasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan guna menghindari kepadatan, mengingat kapasitas ruang utama gereja terbatas.
Selain itu, tema Paskah tahun ini mengangkat isu kepedulian terhadap keutuhan alam ciptaan. Umat diajak untuk menjalankan pertobatan ekologis sebagai bagian dari refleksi iman.
Sementara itu, Pastor Kepala Katedral Jakarta Macarius Maharsono Probho menjelaskan rangkaian ibadat Jumat Agung akan diawali dengan drama tentang sengsara dan wafat Yesus Kristus.
Ia menyebutkan, refleksi juga akan dibawakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) dengan mengangkat kisah kejatuhan Santo Petrus sebagai pesan pengampunan dan kebangkitan.
“Siapa pun yang pernah berbuat salah tetap dapat melihat kasih dan pengampunan Tuhan, serta bangkit kembali,” ujarnya.














