Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perketat Pengawasan, Dukung Pemerintah Berantas Narkoba

PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba

Petugas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang sedang mengecek barang melewati mesin X-ray
Petugas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang sedang mengecek barang melewati mesin X-ray. (dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta — PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi pintu gerbang utama arus barang dan penumpang.

Salah satu fasilitas utama yang dikelola Pelindo Regional 2 adalah Terminal Penumpang Nusantara Pura, yang melayani keberangkatan dan kedatangan kapal domestik maupun internasional. Terminal ini dilengkapi fasilitas penunjang seperti ruang tunggu luas, jalur embarkasi dan debarkasi tertata, garbarata, toilet, kantin, ruang ibadah, serta sistem keamanan modern termasuk mesin X-Ray.

Apresiasi Petugas di Lapangan

Executive General Manager PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah sigap menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan di area pelabuhan.

“Kami berterima kasih kepada petugas yang telah bekerja maksimal dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Pelindo mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pencegahan serta pemberantasan narkoba dengan memperketat pengawasan di jalur pelabuhan,”
ujar Yandri dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).

Ia menegaskan bahwa Pelindo akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk penguatan sistem keamanan dan pengawasan di seluruh fasilitas pelabuhan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Petugas Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Diketahui, pada Senin (14/10/2025) dini hari pukul 02.30 WIB, petugas pelayanan terminal berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu dari salah satu penumpang kapal KM Kelimutu yang baru sandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Komandan Kodaeral III Jakarta, Laksda TNI Uki Prasetya, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

“Kronologi bermula saat KM Kelimutu sandar di Dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tim PAM TNI AL yang berjaga di area X-Ray mencurigai gerak-gerik seorang penumpang yang keluar dari kapal,”
ujar Uki.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 13 kantong narkoba yang disembunyikan di tubuh pelaku. Total barang bukti mencapai 16 kantong sabu seberat 10,344 kilogram, dengan nilai diperkirakan mencapai Rp10,65 miliar.

“Keempat tersangka langsung diamankan di Pos Polisi Terminal Penumpang Pelni Tanjung Priok,”
tambah Uki.

Sinergi untuk Lingkungan Pelabuhan Bersih Narkoba

Pelindo menegaskan akan terus bersinergi dengan TNI AL, Polri, dan BNN untuk memperkuat pengawasan di seluruh titik akses pelabuhan. Pengawasan ketat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan penumpang, tetapi juga melindungi reputasi pelabuhan sebagai kawasan bebas narkoba.

“Kami ingin memastikan seluruh jalur pelabuhan aman dari penyalahgunaan narkoba. Sinergi dengan aparat menjadi kunci,”
tutup Yandri.