BATAM  

Kecelakaan di Jalan Raja Ali Kelana Batam, Satu Pelajar Tewas

Tragedi lalu lintas terjadi di Jalan Raya Raja Ali Kelana, Batam, mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia.

Unit Lakalantas Polresta Barelang Saat Melakukan Olah TKP di di Jalan Umum Raja Ali Kelana, tepatnya di depan Perumahan Alam Raya II, Kecamatan Batam Kota, Sabtu (4/10) pagi.
Unit Lakalantas Polresta Barelang Saat Melakukan Olah TKP di di Jalan Umum Raja Ali Kelana, tepatnya di depan Perumahan Alam Raya II, Kecamatan Batam Kota, Sabtu (4/10) pagi. (dok : Tangkapan Layar).

DK-Batam — Tragedi lalu lintas terjadi di Jalan Raya Raja Ali Kelana, Batam, mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi dan penanganan kecelakaan.

Menurut saksi mata, korban yang masih berstatus pelajar itu mengalami kecelakaan pada sore hari ketika sedang melintas di jalan tersebut. Hingga berita ini disusun, penyebab kecelakaan belum dipastikan — apakah akibat kecepatan tinggi, kondisi jalan licin, atau faktor lain seperti kelalaian pengendara lain.

Tim kepolisian dari unit Lalu Lintas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa jejak rem, dan mengumpulkan keterangan saksi. Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, namun dinyatakan meninggal sebelum sempat menjalani perawatan intensif.

Warga dan pihak sekolah setempat menyampaikan duka serta keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Mereka berharap agar Pemerintah Kota dan instansi terkait memperhatikan faktor keamanan jalan, lampu penerangan, serta pengawasan kecepatan kendaraan agar tragedi serupa tidak terulang.

Tabrakan itu tak terelakkan. Pengendara motor, WM, dan pemboncengnya, NZ (17), terpelanting. Nasib malang menimpa NZ. Remaja 17 tahun itu meninggal dunia di tempat kejadian. Ia diduga mengalami benturan keras di kepala saat terjatuh. Selain itu, NZ juga mengalami luka serius di dada dan kaki kanannya. Sementara WM, sang pengendara, hanya menderita luka lecet di dagu dan dinyatakan luka ringan. Kedua kendaraan yang terlibat beserta pengemudinya kini diamankan di Unit Lakalantas Polresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, membenarkan peristiwa ini. “Kami masih melakukan penyelidikan. Barang bukti sudah kami amankan,” ujarnya, Minggu, 5 Oktober 2025 siang.

Menyikapi duka ini, Afid mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Ia berharap agar seluruh pengguna jalan selalu mematuhi peraturan dan menggunakan perlengkapan keselamatan, termasuk helm. “Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm dan selalu waspada saat berkendara, terutama di kawasan padat lalu lintas,” pesannya.