HMI Eksakta UMRAH Kecam Pelindo atas Kelalaian Pengelolaan Tiket di Pelabuhan Sri Bintan Pura

Ketua Umum HMI Eksakta UMRAH, Yogi Saputra, menilai kasus penipuan tiket kapal sebagai bentuk kelalaian dalam pengawasan dan transparansi sistem penjualan tiket yang dikelola oleh Pelindo.

Ketua umum HMI Komisariat Eksakta (Dok:Bima)

DK-Tanjungpinang Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Eksakta Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Yogi Saputra, mengecam keras kasus penipuan tiket kapal yang menimpa sejumlah calon pemudik Pelabuhan Sri Bintan Pura tujuan Jagoh, Kabupaten Lingga. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk kelalaian yang mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap sistem penjualan tiket transportasi laut.

“Kami sangat menyayangkan kejadian penipuan ini, terutama karena dilakukan terhadap masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik. Kasus seperti ini menunjukkan masih adanya oknum yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap korban,” ujar Yogi.

Selain mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus ini hingga tuntas, Yogi juga menyoroti tanggung jawab PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) selaku pengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura. Ia menilai bahwa lemahnya pengawasan dan ketidakjelasan transparansi dalam sistem penjualan tiket telah membuka celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

“Kami mengecam Pelindo yang seharusnya memiliki sistem pengelolaan tiket yang aman dan tertib, namun justru membiarkan celah bagi perantara ilegal untuk beroperasi. Ketidakjelasan dalam mekanisme penjualan tiket di pelabuhan ini menjadi salah satu faktor utama mengapa penipuan seperti ini dapat terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi berani dan memastikan bahwa agen atau perantara yang digunakan adalah resmi serta memiliki kredibilitas yang jelas.

Penulis: BimantaraEditor: Herman