Banjarmasin – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengidentifikasi 12 korban kapal Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, 11 korban berjenis kelamin laki-laki dan satu korban perempuan.
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan, 12 jenazah tersebut merupakan korban yang ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam beberapa hari terakhir.
“12 jasad yang teridentifikasi ini dari serangkaian temuan evakuasi oleh tim SAR gabungan dalam beberapa hari terakhir,” kata Hastry di Banjarmasin, Jumat (2/10/2026).
Dua belas korban yang berhasil diidentifikasi berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka yakni Yudis Tri Kurniawan asal Sidoarjo, Jawa Timur; Tigi Dadang Prayugi asal Surabaya, Jawa Timur; Jarot Setiawan asal Blitar, Jawa Timur; dan Sulisman asal Malang, Jawa Timur.
Selanjutnya, Kumaedi asal Kudus, Jawa Tengah; Aji Albani asal Pesawaran, Lampung; M Syahril asal Barito Kuala, Kalimantan Selatan; Imam Buhari asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Zaenal Walad Husen asal Karawang, Jawa Barat; Iyus asal Garut, Jawa Barat; M Taufiq asal Malang, Jawa Timur; serta Marsiti asal Banjarnegara, Jawa Tengah.
Dengan tambahan 12 korban tersebut, total 63 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari 80 jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Sementara itu, masih terdapat 17 jenazah yang menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mencocokkan data korban sebelum dan setelah meninggal dunia.
Hastry meminta keluarga korban untuk bersabar menunggu proses identifikasi. Menurutnya, kondisi sebagian jenazah yang ditemukan membuat proses pencocokan identitas membutuhkan ketelitian dan waktu.
“Jadi tim DVI membutuhkan ketelitian tinggi untuk pencocokan dengan data ante mortem atas jasad yang diperiksa,” ujarnya.
Proses identifikasi dilakukan dengan membandingkan data ante mortem yang diperoleh dari keluarga korban dengan data post mortem yang dikumpulkan dari jenazah. Data tersebut menjadi dasar bagi tim DVI dalam memastikan identitas setiap korban.
Tim DVI bersama tim SAR gabungan masih melanjutkan proses penanganan korban kapal Virgo Transport 8. Identifikasi akan terus dilakukan terhadap jenazah yang belum teridentifikasi hingga seluruh data dapat dicocokkan secara akurat.












