DK-SAWAHLUNTO, (Sumbar) – Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra melantik dan mengambil sumpah jabatan 92 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto, Jumat 19/6/2026. Pelantikan berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar SKB sebagai langkah Pemko memperkuat struktur birokrasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
92 pejabat yang dilantik terdiri dari 4 pejabat Eselon II, 42 pejabat Eselon III, 39 pejabat Eselon IV, dan 7 Kepala Sekolah. Pelantikan disaksikan Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Sekretaris Daerah, Asisten III, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Pelantikan serentak ini menandakan komitmen Pemko untuk menggerakkan roda pemerintahan secara bersamaan.
Riyanda menegaskan penguatan birokrasi dimulai dari penempatan pejabat yang tepat dan pemberian amanah yang jelas. Ia mengingatkan seluruh pejabat baru bahwa jabatan adalah kepercayaan publik yang harus dibayar dengan kerja nyata dan tanggung jawab.
“Jabatan itu amanah. Warga tidak menilai bapak ibu dari eselonnya, tapi dari pelayanan yang diberikan. Prioritas utama kita adalah masyarakat. Kepatuhan kepada atasan penting untuk menjaga keteraturan organisasi, namun tujuan akhirnya satu, yaitu memastikan pelayanan ke warga berjalan cepat, tepat, dan tidak berbelit,” tegas Riyanda.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan tiga bekal yang wajib dimiliki aparatur, yaitu integritas, profesionalisme, dan semangat inovasi. Integritas menjaga kepercayaan masyarakat. Profesionalisme memastikan pekerjaan sesuai standar dan aturan. Semangat inovasi diperlukan agar pelayanan publik mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Riyanda menyebut kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan sangat bergantung pada kinerja aparatur di lapangan. Ia mencontohkan pelayanan di kelurahan, puskesmas, dinas perizinan, dan sekolah sebagai wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.
“Di situlah wajah pemerintah yang sebenarnya. Jika pelayanan lambat dan berbelit, masyarakat yang dirugikan. Jika pelayanan cepat, ramah, dan solutif, masyarakat yang diuntungkan. Saya ingin aparatur Pemerintah Kota Sawahlunto bekerja efektif, responsif, dan memahami denyut kebutuhan warga,” ujar Riyanda.
Pemko Sawahlunto saat ini tengah mengejar sejumlah program strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan usaha mikro kecil dan menengah, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengembangan sektor pariwisata. Keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh soliditas birokrasi dan koordinasi antar perangkat daerah.
Dengan 92 pejabat baru, Pemko menargetkan tata kelola pemerintahan yang lebih solid. Targetnya meliputi peningkatan kualitas pelayanan dasar, percepatan realisasi program, dan penguatan sinergi antar OPD agar pembangunan berjalan terarah.
“92 pejabat baru ini adalah penguat mesin pemerintahan kita. Saya tidak menuntut sempurna sejak hari pertama, tetapi saya meminta semangat untuk terus belajar, berbenah, dan bekerja untuk kepentingan warga. Jika masyarakat merasakan perubahan positif, maka amanah jabatan ini sudah kita jalankan dengan benar,” kata Riyanda.














