DK – Buton Tengah – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar sosialisasi pendidikan pemilih pemula bagi siswa dan siswi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gu.
Kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan penanaman pohon di area sekolah SMAN 1 Gu dan dihadiri puluhan pelajar dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) berlangsung lancar dan sukses, Jum’at (13/02/2026).
Kegiatan sosialisasi ini digelar bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar sebagai pemilih pemula terkait pentingnya partisipasi dalam pemilu, tata cara penggunaan hak pilih, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.
Kordiv SDM dan Parmas KPU Buteng, Karlianus Poasa dalam pemaparannya menyatakan bahwa pemilih pemula terutama di tingkat SMA atau setara adalah hal yang paling tepat dalam memberikan informasi. Sebab mereka inilah yang akan mengisi Pesta demokrasi di masa pemilu mendatang.
Momentum ini menjadi sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa. Untuk itu, edukasi politik yang sehat dan berintegritas perlu ditanamkan sejak dini agar para siswa tidak mudah terpengaruh informasi hoaks maupun praktik mani politik,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Carli (sapaan akrab Karlianus Poasa) menambahkan menariknya dalam kegiatan sosialisasi ini turut dirangkaikan dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Langkah ini menjadi simbol komitmen bersama antara pihak sekolah dan KPU dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berkelanjutan.
Disisi lainnya, penanaman pohon ini juga sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan menuju ekologi yg baik untuk bumi. “Semoga apa yang kami kerjakan hari ini bisa memberikan dampak positif dan rasa tanggung jawab bagi para pelajar untuk tetap menjaga dan melestarikan alam di masa mendatang,” ucapnya.
Carli berharap melalui kolaborasi ini, para pelajar SMAN 1 Gu tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab, tetapi juga generasi yang peduli terhadap masa depan demokrasi dan lingkungan di Kabupaten Buteng.
Sementara itu, Kepala sekolah SMAN 1 Gu, Sarman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab sebagai warga negara.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” singkatnya.














