TNI AD dan PLN Tempuh Medan Ekstrem Antar Genset ke Desa Terisolir di Aceh Barat

Personel TNI Angkatan Darat bersama petugas PLN mengantar genset ke Desa Sikundo, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (3/1/2026).

Personel TNI AD dan petugas PLN memikul genset ke lokasi bencana di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (3/1/2026).
Personel TNI AD dan petugas PLN memikul genset ke lokasi bencana di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (3/1/2026).(dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta: Personel TNI Angkatan Darat bersama petugas PLN mengantar genset ke Desa Sikundo, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (3/1/2026). Upaya tersebut dilakukan dengan berjalan kaki selama tiga hari melewati sungai dan perbukitan, menyusul terputusnya akses darat akibat bencana.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pendistribusian genset dilakukan demi memulihkan pasokan listrik bagi warga terdampak. Medan yang ditempuh terbilang ekstrem dan penuh tantangan.

“Distribusi genset dilakukan dengan menempuh medan ekstrem selama tiga hari. Personel harus berjalan kaki melewati hutan, sungai, dan perbukitan karena akses kendaraan tidak memungkinkan,” kata Donny dalam keterangannya.

Personel TNI AD bersama petugas PLN menggotong genset serta kabel menggunakan bambu. Mereka harus melintasi jalur licin dan arus sungai yang cukup deras di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

“Meski medan licin dan hujan, seluruh personel berhasil menuntaskan tugas dengan aman,” ujarnya.

Pemasangan genset di Desa Sikundo rampung pada pukul 19.30 WIB. Seluruh unit yang dibawa berhasil dioperasikan dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Seluruh unit berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” ucap Donny.

Ia menegaskan kolaborasi antara TNI AD dan PLN merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan layanan dasar warga terdampak bencana. Menurutnya, listrik memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, khususnya para pengungsi.

“Listrik sangat penting bagi aktivitas warga dan pengungsi. Kami berharap pemulihan ini dapat membantu masyarakat bangkit kembali,” katanya.

Donny juga memastikan kesiapsiagaan TNI AD di wilayah rawan bencana tetap terjaga. Ia menegaskan TNI siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.

“Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan, terutama dalam kondisi darurat dan bencana,” ujarnya.

Sementara itu, masyarakat Desa Sikundo menyambut kedatangan genset dengan antusias. Warga mengaku sangat terbantu dengan kembali menyala­nya listrik di desa mereka.

“Terima kasih TNI dan PLN, listrik kembali menyala,” ujar salah seorang warga.