Pemerintah Terbuka Usulan MBG untuk Anak Jalanan, Mensesneg: Masukan yang Baik

Pemerintah menerima usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menyasar anak-anak jalanan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).(dok : Tangkapan Layar).

DK-Bogor: Pemerintah menerima usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menyasar anak-anak jalanan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai usulan tersebut sebagai masukan yang baik dan konstruktif bagi pemerintah.

“Terus terang kalau tadi berkenaan dengan masalah itu belum, tapi terima kasih kalau ada catatan dan masukan. Ini contoh yang baik kalau di dalam memberikan masukan kepada pemerintah,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan awak media di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Selama ini, program MBG menyasar anak-anak usia dini dan anak sekolah mulai TK hingga tingkat atas. Selain itu, penerima manfaat MBG juga mencakup ibu hamil dan ibu menyusui.

Prasetyo menegaskan pemerintah membuka diri terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk apabila terdapat kelompok yang belum terjangkau program pemerintah.
“Kami terus membuka diri dan kalau memang ada sesuatu yang kami pemerintah masih luput atau alpa untuk tidak memikirkannya, silakan disampaikan kepada kami dan kami akan terbuka,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat awal tahun 2026 kepada jajaran menteri dan wakil menteri. Dalam kesempatan itu, Presiden menyoroti capaian program MBG yang telah menjangkau 55 juta penerima manfaat.

Presiden Prabowo menyebut capaian tersebut sebagai keberhasilan yang membanggakan. Ia membandingkan dengan negara lain seperti Brasil yang membutuhkan waktu belasan tahun untuk menjangkau sekitar 40 juta penerima manfaat.

Indonesia, kata Presiden, hanya memerlukan waktu satu tahun untuk menjangkau 55 juta penerima manfaat sejak program MBG diluncurkan pada 6 Januari 2025.
“Kalau kita pelajari secara objektif, boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil. Tentunya kita harapkan zero defect, tidak kita puas dengan kekurangan nol koma nol sekian, bagi kita itu sesuatu yang harus diatasi,” ujar Presiden Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun di Hambalang.