DK-Jakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA). Bantuan dikirim dari Gudang Induk Bekasi menuju Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang pada Selasa (13/1/2026).
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp515.787.750, yang terdiri atas berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, selimut, kasur, perlengkapan anak (kidsware), family kit, serta tenda gulung.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak bergantung pada penetapan status tanggap darurat daerah. Menurutnya, Kemensos bergerak berdasarkan hasil asesmen kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kementerian Sosial bekerja berdasarkan hasil asesmen dan laporan kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan dapat dan harus dilakukan meskipun status tanggap darurat daerah belum ditetapkan,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan perlindungan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sejak awal terjadinya bencana.
Kemensos juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas sosial setempat guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan proses penanganan bencana berjalan efektif. Selain itu, Kemensos memastikan kesiapsiagaan logistik nasional dalam kondisi aman dan siap dimobilisasi kembali sesuai dengan perkembangan situasi di Kabupaten Pandeglang.














