https://dpk.kepriprov.go.id/

Wamenkes Dante Perluas Layanan Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Akses Lebih Mudah di Area Publik

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) akan terus dilakukan di berbagai area publik.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kedua dari kiri) bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (ketiga dari kiri) saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Ekraf di Mal Plaza UOB Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kedua dari kiri) bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (ketiga dari kiri) saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Ekraf di Mal Plaza UOB Jakarta, Rabu (3/12/2025).(dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta:Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) akan terus dilakukan di berbagai area publik. Ia menekankan program ini harus semakin mudah dijangkau pekerja dan masyarakat umum.

“Sudah ada 63 juta yang terdaftar dan 60 juta masyarakat yang sudah melakukan pemeriksaan. Kita juga menyelenggarakan bukan hanya di fasilitas kesehatan saja, tapi di kementerian, perusahaan, termasuk mal-mal,” ujar Dante usai meninjau pelaksanaan CKG Kemenparekraf di Mal Plaza UOB Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Dante menekankan pentingnya dukungan publik agar pekerja rutin memanfaatkan layanan kesehatan gratis. Ia menyebut perluasan lokasi dilakukan agar masyarakat dapat mengakses layanan tanpa hambatan.

Advertisement

Ia menambahkan data hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan kesehatan nasional. “Policy kesehatannya dibikin Prof Asnawi (Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes),” ujarnya.

Pemerintah berharap data tersebut memberi gambaran nyata mengenai risiko kesehatan masyarakat. Dante menyebut penyusunan kebijakan membutuhkan angka dasar yang kuat dan valid.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai pelaksanaan CKG di mal mendapat respons besar. Ia mengatakan banyak pengunjung datang secara spontan setelah mengetahui adanya layanan tersebut.

“Mungkin dilihatnya ini semuanya pegawai Ekraf. Tapi sebenarnya banyak banget yang walk-in, bahkan kemarin mayoritas masyarakat umum,” ucap Irene.

Advertisement

Menurut Irene, kegiatan ini tidak hanya menyasar pengunjung, tetapi terutama pekerja mal seperti pramuniaga dan pelayan restoran. Ia menyebut manajemen mal bahkan mengirim email ke vendor agar memberi waktu pegawai untuk ikut pemeriksaan.

“Tingginya permintaan membuat pelaksanaan layanan melampaui perkiraan. Agak di luar dugaan ramai sekali, jadi kita mungkin akan perpanjang,” ujarnya.

Irene menegaskan program akan berlanjut di berbagai pusat perbelanjaan untuk menjangkau pekerja ekonomi kreatif. Ia menilai sektor kuliner dan retail membutuhkan perlindungan kesehatan yang memadai.