Wamen ESDM Pastikan Pasokan Energi Aman di Sumatra Jelang Nataru

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi bagi masyarakat di wilayah Sumatra tetap aman dan terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wakil Menteri ESDM Yuliot saat meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Sumatra Barat.
Wakil Menteri ESDM Yuliot saat meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Sumatra Barat.(dok : Tangkapan Layar).

DK-Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi bagi masyarakat di wilayah Sumatra tetap aman dan terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian ini disampaikan Wakil Menteri ESDM, Yuliot, usai meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak distribusi energi.

Dalam kunjungannya, Yuliot menelusuri jalur darat dari Padang Sidempuan, Batang Toru, hingga Panyabungan, serta melanjutkan pemantauan ke Kota Padang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan pasokan listrik berjalan lancar.

“Dari hasil pemantauan kami, antrean di SPBU sudah jauh berkurang dan pasokan relatif aman,” ujar Yuliot di Padang, Selasa (23/12/2025).

Ia mengakui adanya keterlambatan distribusi BBM akibat kemacetan di jalur Sitinjau Lauik. Keterlambatan tersebut berdampak pada wilayah Bukittinggi dan Payakumbuh, dengan waktu tempuh distribusi bertambah hingga enam sampai delapan jam. Meski demikian, kondisi tersebut telah diantisipasi dengan penambahan stok.

Pemerintah meningkatkan cadangan BBM dari rata-rata sembilan hari menjadi 13 hari. Untuk jenis Pertamax Turbo, cadangan bahkan ditingkatkan hingga 35 hari guna memastikan pasokan tetap aman selama periode libur panjang.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat kepolisian terus dilakukan untuk mengawal distribusi LPG dan BBM. Distribusi lintas wilayah juga dioptimalkan, termasuk pasokan dari Terminal Teluk Kabung yang melayani wilayah Sumatra Utara seperti Sibolga dan Tapanuli.

Di sektor kelistrikan, kondisi pasokan listrik di Sumatra Barat dilaporkan telah kembali normal. Gangguan akibat longsor di wilayah Palembayan sebelumnya sempat menyebabkan pemadaman, namun kini sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Untuk wilayah yang masih terdampak, PLN menyiapkan genset dan lampu darurat.

“Secara umum pasokan energi aman. Pemerintah memastikan masyarakat dapat menjalani Natal dan Tahun Baru dengan nyaman,” kata Yuliot.