kepri  

Gubernur Kepri Dorong Kerjasama Strategis dengan AS, Buka Peluang di Investasi & Pendidikan

Road Map Konkret

Gubernur Ansar berbincang dengan Lisa Podolny, Konsul Amerika Serikat untuk Wilayah Sumatera di acara Welcome Reception kawasan Harborbay Batam, Senin (22/9/2025)
Gubernur Ansar berbincang dengan Lisa Podolny, Konsul Amerika Serikat untuk Wilayah Sumatera di acara Welcome Reception kawasan Harborbay Batam, Senin (22/9/2025). (dok : Tangkapan Layar)

DK-Batam, Kepulauan Riau — Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengusulkan perluasan kolaborasi antara Provinsi Kepri dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan saat beliau berdialog dengan Konsul AS untuk wilayah Sumatra, Lisa Podolny, di acara Welcome Reception di Harbourbay Batam.

 Usulan dan Harapan Ansar

  • Dalam pertemuan itu, Ansar menyatakan harapan agar hubungan Kepri–AS tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menghasilkan kerja sama konkret dalam ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.

  • Menurutnya, Kepri sebagai “gerbang internasional strategis” menyimpan potensi besar dalam bidang investasi, pariwisata, dan perdagangan yang bisa dimanfaatkan bersama.

  • “Kami berharap kunjungan ini menandai awal baru untuk memperkuat ikatan, memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan antara Kepri dan Amerika Serikat,” ujar Ansar.

 Kehadiran Pihak-Pihak Terkait

Dalam acara tersebut hadir delegasi AS, termasuk Konsul Politik-Ekonomi Graham Barker dan Public Affairs Officer Joshua Gonzalez. Pemerintah Kepri juga diwakili oleh Sekda Batam, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Ketua Lembaga Adat Melayu Batam, serta pengelola institusi pendidikan seperti Politeknik Negeri Batam.

 Catatan Penting & Tantangan

  • Keberhasilan kerjasama semacam ini akan sangat tergantung pada kesepahaman tema kerja sama, misalnya apakah fokus ke pertukaran pelajar, pelatihan teknis, atau investasi infrastruktur.

  • Infrastruktur pendukung seperti akses bandara/laut, izin usaha, dan regulasi lokal menjadi aspek kunci yang harus disiapkan oleh pemerintah daerah agar kerjasama bisa berjalan lancar.

  • Selain memulai komunikasi, tahap berikutnya adalah menyusun roadmap konkret — siapa memulai proyek apa, kapan, dan dengan standar kualitas yang jelas.