Prioritaskan Penerangan & Pemulihan Ekonomi Masyarakat Karimun

DK – Karimun – Legislator Kepulauan Riau Daerah Pemilihan Kabupaten Karimun menyoroti kondisi pelabuhan atau dermaga yang ada di Kabupaten Karimun yang memprihatinkan.
Hal ini disampaikan oleh Bakti Lubis, SH, MH dalam kesempatan wawancaranya usai menghadiri rapat paripurna, Rabu,(15/9).
“Ada 246 Pulau di Karimun, meskipun penduduknya 270 an ribu. Kondisi masyarakat tersebar kurang lebih 90 pulau. Saat ini masih banyak pelabuhan yang perlu perhatian pemerintah. Tentunya agar mudah akses masyarakat keluar masuk,” jelas Bakti Lubis kepada awak media.
Melihat kondisi pelabuhan di Karimun yang memprihatinkan, Politisi Hanura tersebut menyarankan kedepannya pelabuhan harus diganti dengan pelabuhan yang sesuai standar. Meskipun anggaran terbatas, ia sebagai anggota Komisi III yang membidangi infrastruktur akan terus mencoba memperjuangkan pelabuhan yang memadai.
“Insyallah kita coba pelan-pelan membangun yang prioritas,” jelasnya.
Kemudian ia juga menyoroti terkait listrik di Kabupaten Karimun yang masih menjadi keluhan utama Masyarakat Kabupaten Karimun.
“Alhamdulillah listrik tahun ini ada tujuh desa yang sudah masuk tambahan PLN. Selain itu kita lagi fokus juga membantu masyarakat yang tidak mampu dengan pemberian ampere meter (meteran listrik) dan instalasi listrik didalam rumah sehingga masyarakat menerima listrik hidup tanpa biaya sepeserpun . Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bekerjasama dengan PLN,” tambahnya.
Kemudian ia menambahkan bahwa Penerangan jalan juga masih banyak yang harus dibenahi di Kabupaten Karimun.
“Prioritas utama kita listrik dan akses penerangan seperti meteran listrik, lampu jalan kampung dan lampu pelabuhan yang masih banyak gelap. Saat ini yang menjadi focus yaitu ekonomi masyarakat. Kalau di hinterland (kebutuhan) seperti alat tangkap nelayan, sarana serta prasarana untuk nelayan, pekebun dan perternak. Tapi kebanyakan keluhanan masyarakat listrik dan masalah ekonomi ,” tuturnya.
Terkait jumlah meteran gratis yang ia usulkan ia menargetkan sebanyak 2700 meteran listrik yang akan diterima gratis oleh masyarakat Karimun melalui usulannya.
“Target kita untuk meteran gratis sebanyak 2700 nantinya,” tutup Bakti.(Hs)


https://dpk.kepriprov.go.id/











