DK – Buton Tengah – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kabupaten Buton Tengah atas wafatnya Ketua DPRD Buton Tengah, Sa’al Musrimin Haadi. Politisi muda yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Buton Tengah itu meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.20 WIB di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Kabar meninggalnya Sa’al dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan lingkungan DPRD Buton Tengah. Kepergiannya mengejutkan banyak pihak, mengingat almarhum masih aktif menjalankan tugas sebagai pimpinan legislatif daerah.
Anggota DPRD Buton Tengah, Samirun, membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengaku sangat kehilangan sosok rekan kerja yang selama ini dikenal dekat dengan semua kalangan.
“Iya, Ketua DPRD meninggal dunia tadi sore di Jakarta. Informasi itu sudah disampaikan oleh ajudannya,” kata Samirun.
Menurutnya, almarhum merupakan pribadi yang ramah, mudah bergaul, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Selama bertugas di DPRD, Sa’al dikenal sebagai sosok yang mampu membangun komunikasi dan hubungan baik dengan rekan-rekan kerjanya.
Samirun mengaku telah mengenal almarhum sejak menjadi anggota DPRD Buton Tengah periode 2019–2024. Kebersamaan mereka berlanjut pada periode 2024–2029, sehingga banyak kenangan yang terjalin selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar DPRD Buton Tengah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Sa’al Musrimin Haadi merupakan putra asli Desa Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPRD Buton Tengah pada Pemilu 2019 dari daerah pemilihan Sangia Wambulu dan Gu. Setelah satu periode menjabat sebagai anggota DPRD, ia kembali memperoleh kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2024.
Karier politiknya terus menanjak ketika dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Buton Tengah periode 2024–2029. Selain memimpin lembaga legislatif, Sa’al juga mengemban amanah sebagai Ketua DPC PDIP Buton Tengah.
Di usianya yang masih relatif muda, almarhum menjadi salah satu tokoh politik yang berpengaruh di daerah. Saat dipercaya memimpin DPRD dan partainya, usianya baru sekitar 36 tahun. Sa’al meninggal dunia pada usia 38 tahun.
Rencananya, jenazah almarhum akan dipulangkan ke kampung halamannya di Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, untuk dimakamkan. Kepergian Sa’al Musrimin Haadi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta masyarakat Buton Tengah yang selama ini mengenalnya sebagai sosok pemimpin muda yang bersahaja dan dekat dengan rakyat.














