DK-Jakarta — Pemerintah terus mempercepat pemulihan akses masyarakat di Provinsi Aceh pascabencana sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama dalam upaya tersebut adalah pembangunan jembatan penghubung antar desa guna memulihkan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Dalam proses pembangunan, personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak bekerja sendiri. Pembangunan jembatan dilakukan secara sinergis bersama kontraktor, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Salah satu proyek yang tengah dikerjakan adalah Jembatan Bener Pepanyi di Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan informasi yang diterima RRI.co.id, pada Minggu (18/1/2026), personel TNI bersama warga bergotong royong mempercepat pembangunan jembatan tersebut.
Pekerjaan dilakukan tanpa mengenal waktu dan kondisi cuaca. Langkah ini diambil untuk memastikan akses transportasi dan distribusi logistik masyarakat dapat kembali normal pascabencana.
Hal serupa juga terlihat pada pembangunan Jembatan Gosong di Kecamatan Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil. Jembatan yang sebelumnya hanya berbahan kayu kini dibangun kembali dengan struktur material yang lebih kokoh dan aman untuk digunakan masyarakat.
Di wilayah Aceh Utara, personel Babinsa bersama anggota TNI lainnya juga mempercepat pembangunan Jembatan Wisata Laut Bangka. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan warga.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Seuneubok di Kabupaten Bireuen juga dikebut melalui kerja sama antara TNI dan masyarakat setempat. Dukungan peralatan yang memadai membuat proses pengerjaan berjalan lebih efisien.
Pembangunan jembatan lainnya di Aceh Utara, yakni Jembatan Lhok Kuyuen, telah memasuki tahap penyelesaian. Jembatan dengan dominasi warna Merah Putih tersebut menjadi simbol semangat kebangkitan dan persatuan masyarakat pascabencana.
Pembangunan sejumlah jembatan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat Aceh. Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, semangat gotong royong yang terjalin juga memperkuat kebersamaan dan harapan menuju pemulihan serta kesejahteraan warga secara berkelanjutan.














