Aceh: PT PLN (Persero) berhasil memulihkan pasokan listrik di 34 rumah sakit dan puskesmas yang terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. Pulihnya pasokan listrik tersebut memastikan seluruh fasilitas kesehatan kembali beroperasi sehingga masyarakat dapat mengakses layanan medis secara normal.
PLN menyampaikan, ke-34 fasilitas kesehatan itu tersebar di enam kabupaten dan kota di Aceh. Fasilitas tersebut mencakup rumah sakit daerah hingga puskesmas yang sebelumnya terdampak banjir dan lumpur akibat bencana.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, fasilitas kesehatan yang kembali dialiri listrik antara lain RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang serta puskesmas di Bendahara, Rantau, Sungai Iyu, Tamiang Hulu, Banda Mulia, Kuala Simpang, Sekerak, Simpang Kiri, Kejuruan Muda, Manyak Payed, Bandar Pusaka, dan Karang Baru.
Di Kabupaten Gayo Luwes, pemulihan listrik dilakukan di Puskesmas Tungel, Rerebe, Palok, dan Atu Peltak. Sementara di Kota Langsa, listrik kembali menyala di RSUD Kota Langsa, RSU UMMI Langsa, serta Puskesmas Langsa Timur, Langsa Lama, dan Langsa Barat.
Untuk Kabupaten Pidie Jaya, PLN memulihkan pasokan listrik di RSUD Pidie Jaya sisi timur dan Puskesmas Meurah Dua. Di Kabupaten Aceh Tengah, fasilitas yang kembali beroperasi meliputi Puskesmas Kecamatan Bintang, Kebayakan, Linge, Puskesmas Pembantu Kelitu, dan Puskesmas Rusip.
Adapun di Kabupaten Aceh Timur, pemulihan listrik mencakup Puskesmas Pante Bidari, Simpang Ulim, Matang Pudeng, Banda Alam, dan Idi Tunong.
PLN menyebut capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sejak awal bencana, ratusan personel PLN dikerahkan untuk menjangkau fasilitas kesehatan, termasuk di wilayah yang sempat terisolasi.
Sejumlah fasilitas ditemukan masih terendam lumpur saat kebutuhan layanan kesehatan masyarakat meningkat. PLN bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dinas kesehatan, dan relawan melakukan pembersihan serta percepatan pemasangan kembali jaringan listrik.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Pengawasan berkelanjutan dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas kesehatan dapat beroperasi secara aman, andal, dan optimal seperti sebelum bencana.














