Mendikdasmen Resmikan 48 Sekolah Penerima Revitalisasi di Medan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti meresmikan 48 sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti (kelima dari kanan belakang) dan Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution (kelima dari kiri belakang) bersama seluruh Kepala Sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 berfoto bersama usai peresmian di SMKN 7 Medan, Minggu (4/1/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti (kelima dari kanan belakang) dan Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution (kelima dari kiri belakang) bersama seluruh Kepala Sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 berfoto bersama usai peresmian di SMKN 7 Medan, Minggu (4/1/2026). (dok : Tangkapan Layar).

DK-Medan: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti meresmikan 48 sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan agenda nasional peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia unggul.

Program revitalisasi tersebut mencakup jenjang PAUD hingga SMK serta Sekolah Luar Biasa. Total nilai pembangunan sekolah penerima bantuan di Kota Medan mencapai Rp47,4 miliar dengan progres penyelesaian rata-rata sebesar 94 persen.

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menegaskan revitalisasi sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, layak, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan 16.171 satuan pendidikan. Hingga akhir 2025, lebih dari 85 persen pekerjaan telah rampung dan manfaatnya sudah mulai dirasakan oleh peserta didik,” ujar Abdul Mu’ti.

Untuk wilayah Sumatra Utara, program revitalisasi menyasar 897 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp852,49 miliar. Dari jumlah tersebut, 349 sekolah telah selesai sepenuhnya, sementara sisanya ditargetkan rampung pada awal 2026.

“Untuk Sumatra Utara, revitalisasi satuan pendidikan terdiri atas 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 Sekolah Luar Biasa, dan lima PKBM,” jelasnya.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga memperkuat digitalisasi pembelajaran melalui distribusi Interactive Flat Panel (IFP). Di Sumatra Utara, sebanyak 17.073 papan interaktif digital telah disalurkan, dengan 2.047 unit berada di Kota Medan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu dari lima program prioritas daerah. Pemerintah provinsi berkomitmen menjaga keberlangsungan pembelajaran, termasuk di wilayah terdampak banjir dan longsor.

“Di Pemprov Sumatra Utara, pendidikan menjadi salah satu dari lima program prioritas lima tahun ke depan, selaras dengan program Pemerintah Pusat,” ucap Bobby.

Ke depan, pemerintah pusat memastikan program revitalisasi akan terus diperluas. Pada 2026, revitalisasi direncanakan menyasar sedikitnya 71.000 satuan pendidikan secara nasional sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.