Akses Darat Taput–Sibolga Mulai Pulih, Tiga Desa Terisolasi Kini Bisa Dijangkau

Penanganan bencana di Tapanuli Utara (Taput) memasuki hari ke-9 dengan kemajuan signifikan pada pembukaan akses darat.

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat saat ditemui di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu (6/12/2025).
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat saat ditemui di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu (6/12/2025).(dok : Tangkapan Layar).

Tapanuli Utara: Penanganan bencana di Tapanuli Utara (Taput) memasuki hari ke-9 dengan kemajuan signifikan pada pembukaan akses darat. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan jalur menjadi fokus utama dalam percepatan penanganan.

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengatakan jalur Taput menuju Sibolga menunjukkan perkembangan positif. Ia memperkirakan akses tersebut dapat kembali tembus hingga perbatasan dalam dua hari ke depan.

“Sejauh ini, sepanjang perjalanan Tapanuli Utara ke Sibolga, kita mudah-mudahan dua hari ini sudah sampai perbatasan. Selesai di Tapanuli Utara aksesnya sudah selesai untuk Jalan Nasional,” ujarnya di Bandara Silangit, Sabtu (6/12/2025).

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa jalur nasional kini sudah kembali dapat dilalui kendaraan. Dari jalur tersebut, tim mulai bergerak menuju kecamatan dan desa yang sebelumnya terisolasi akibat bencana.

Tiga desa yang lama terputus kini telah dapat dijangkau melalui perjalanan darat dari arah Tapanuli Tengah. Tim gabungan juga telah tiba pada Senin malam membawa makanan dan sembako bagi warga terdampak.

Advertisement

Namun akses menuju Desa Tor Honas belum pulih sepenuhnya karena kerusakan yang cukup berat. Separuh jalur telah terbuka dan penyelesaian penuh ditargetkan rampung pada Desember.

Pemerintah daerah menyebut pembukaan akses darat sangat krusial untuk mempercepat distribusi bantuan. Upaya percepatan terus dilakukan agar seluruh desa terdampak dapat segera terlayani.