DK-Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan bencana longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Operasi ini dirancang untuk menurunkan intensitas hujan sebelum memasuki wilayah terdampak agar evakuasi tidak terhambat.
Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menyebut OMC akan difokuskan pada pengamanan kawasan Majenang.
“Skema OMC dirancang agar hujan deras tidak masuk ke wilayah bencana dan tidak menghambat proses evakuasi,” ujar Seto dikutip dari laman resmi BMKG, Sabtu (15/11/2025).
BMKG mengusulkan basis pesawat ditempatkan di Bandung, karena jaraknya dinilai paling efisien dan memungkinkan pesawat menjangkau Cilacap dengan waktu optimal.
Seto menegaskan seluruh tahapan OMC akan dijalankan berdasarkan standar ilmiah yang ketat.
“Kami memastikan setiap operasi berjalan aman dan sesuai standar ilmiah yang berlaku,” ujarnya.
BNPB Siapkan Pendanaan Darurat
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, mengatakan bahwa pendanaan operasi akan difasilitasi BNPB melalui Dana Siap Pakai (DSP) sesuai prosedur penanganan darurat.
Budi juga menekankan bahwa pelaksanaan OMC membutuhkan penetapan status siaga dari pemerintah daerah.
“Penetapan resmi memungkinkan kami bergerak cepat sesuai prosedur darurat,” katanya.
Cegah Longsor Susulan
BMKG berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat langkah perlindungan masyarakat. Operasi ini juga ditujukan untuk mencegah longsor susulan mengingat kondisi cuaca masih labil di wilayah Jawa bagian selatan.














