DK-Jakarta — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf) bersama Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) meluncurkan program akselerasi wirausaha untuk mencetak generasi muda kreatif dan berdaya saing global.
Program ini menyediakan pendampingan, inkubasi bisnis, serta pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia agar siap menghadapi tantangan ekonomi kreatif masa depan.
Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat wirausaha berbasis kearifan lokal dan inovasi kreatif di kalangan generasi muda.
“Semangat seperti ini bukan hanya untuk mahasiswa, tapi untuk seluruh anak muda Indonesia,” ujar Irene dalam keterangan persnya, Rabu (5/11/2025) di Jakarta.
Kolaborasi Lintas Lembaga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Irene menambahkan, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci memperkuat kapasitas generasi muda dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
“Kekuatan KMHDI terletak pada wirausahanya sekaligus fondasi nilai yang kuat, seperti meditasi dan etika kerja. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat karakter dan daya saing,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, KMHDI juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku wirausaha muda, antara lain terkait perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), sertifikasi produk, akses pasar, hingga strategi branding.
Sebagai tindak lanjut, KMHDI mengusulkan pembentukan program fast-track UMKM Mahasiswa yang mencakup inkubasi bisnis, pendampingan, serta mentorship kewirausahaan.
Membangun Mentalitas Kreatif dan Kemandirian Ekonomi
Wamen Ekraf Irene Umar menekankan pentingnya mentalitas kreatif dan manajemen keuangan yang matang dalam mengembangkan usaha di sektor ekonomi kreatif.
“Kemen Ekraf akan terus mendorong pola pikir kreatif, terukur, dan berdampak untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Presidium Pusat KMHDI I Wayan Darmawan menyatakan bahwa kader KMHDI siap berkontribusi aktif dalam penguatan ekonomi kreatif nasional.
“Dengan fasilitasi program akselerasi, bimbingan legalitas produk, serta jejaring pemasaran dari Kemen Ekraf, kader kami dapat menciptakan usaha kreatif yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Langkah Konkret Kemen Ekraf untuk Wirausaha Daerah
Kemen Ekraf menyatakan akan menindaklanjuti audiensi dengan KMHDI melalui program konkret di berbagai daerah yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku wirausaha muda.
Pemerintah berharap dukungan ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku kreatif dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Kita ingin seluruh potensi ekonomi kreatif di daerah bisa tumbuh dari kampus dan komunitas muda. Karena dari sanalah lahir inovator masa depan Indonesia,” tutup Irene.














