DK-Jakarta — Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Jakarta sejak sore hingga malam hari, Rabu (22/10/2025), menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya empat titik genangan terjadi di beberapa wilayah ibu kota.
Empat Titik Jalan Tergenang
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi laporan genangan di sejumlah titik.
“Dilaporkan ada empat titik jalan di Jakarta tergenang air,”
ujar Yohan kepada wartawan di Jakarta, Rabu malam.
Berikut daftar lokasi yang terendam berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:
Jalan Strategi Raya, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat – ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
Jalan Basoka Raya, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat – ketinggian air 30 sentimeter.
Jalan Kartika (Kolong Tol JORR), Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat – genangan tertinggi mencapai 70 sentimeter.
Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Tanah Abang, Jakarta Pusat – genangan air setinggi 10 sentimeter.
Sebagian Genangan Sudah Surut
Yohan menambahkan, tiga titik genangan lainnya sudah dinyatakan surut dan kini dapat kembali dilalui kendaraan.
Antara lain di Jalan Ciledug Raya dekat Seskoal dan ITC Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta di Jalan Pisangan Lama III No.11A, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
“Kami mengerahkan personel ke wilayah terdampak untuk melakukan penyedotan dan pemantauan lapangan,”
tambah Yohan.
Dampak Angin Kencang
Selain banjir, angin kencang juga menimbulkan kerusakan ringan di beberapa titik.
Pantauan RRI.co.id, sebuah dahan pohon pelindung di Jalan Petojo, Jakarta Pusat, patah akibat terpaan angin. Petugas BPBD bersama Dinas Pertamanan dan Gulkarmat langsung melakukan pembersihan material pohon agar lalu lintas kembali normal.
Langkah Antisipasi
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin dan petir, terutama di wilayah barat dan selatan Jakarta.
Warga diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame serta melapor ke call center BPBD DKI (112) bila menemukan genangan baru.














