DK-Jakarta — Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan di berbagai negara, khususnya di kawasan Asia Timur yang memiliki akar kuat peradaban Tionghoa. Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, dan Makau menjadikan Imlek sebagai bagian penting dari warisan budaya sekaligus atraksi wisata.
Setiap musim Imlek, keempat wilayah tersebut menjadi magnet wisata dunia dengan karakter perayaan yang berbeda-beda. Tiongkok dikenal dengan perayaan berskala besar yang disebut Spring Festival, ditandai dengan arus mudik besar-besaran, libur nasional panjang, serta berbagai festival budaya di sejumlah kota.
Sejumlah atraksi populer antara lain Temple Fair di Beijing, Festival Lampion Yuyuan di Shanghai, serta Harbin Ice and Snow Festival yang menarik wisatawan dari berbagai negara.
Makau menampilkan perayaan Imlek dengan nuansa khas melalui perpaduan budaya Tionghoa dan Eropa. Golden Dragon Parade melintasi kawasan bersejarah seperti Senado Square dan Ruins of St. Paul’s, disertai pertunjukan kembang api serta pasar Imlek.
Sementara itu, Hong Kong merayakan Imlek dengan konsep modern dan kosmopolitan. International Chinese New Year Night Parade di kawasan Tsim Sha Tsui menjadi daya tarik utama, disertai pesta kembang api di Victoria Harbour dan pasar bunga musiman di berbagai wilayah kota.
Di Taiwan, perayaan Imlek mencapai puncaknya pada hari ke-15 dengan digelarnya Taiwan Lantern Festival yang menampilkan ribuan lampion dengan berbagai bentuk dan tema.
Dengan ciri khas masing-masing, keempat destinasi tersebut menampilkan Imlek tidak hanya sebagai perayaan Tahun Baru, tetapi juga sebagai atraksi budaya yang mencerminkan identitas serta sejarah panjang wilayahnya.


https://dpk.kepriprov.go.id/









