
DK-Tanjungpinang Aksi balap liar yang marak dilakukan anak muda selama bulan Ramadan menjadi perhatian serius Polresta Tanjungpinang. Untuk menangani masalah ini, pihak kepolisian berencana membentuk tim khusus yang akan meningkatkan patroli, terutama pada malam hari dan saat subuh, yang sering menjadi waktu rawan balap liar.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol. Hamam Wahyudi, menjelaskan bahwa tim ini bertujuan memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar. Selain penegakan hukum yang tegas, tim juga akan berfokus pada upaya preventif untuk mencegah kegiatan tersebut terjadi. “Tim ini akan bergerak melakukan patroli dan penegakan hukum yang dapat memberikan efek jera bagi pembalap liar,” ujar Hamam Wahyudi pada Rabu (26/2/2025).
Selain itu, pihak kepolisian juga akan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengganggu ketenangan ibadah umat Muslim selama bulan Ramadan. Kepolisian juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menutup sementara tempat hiburan malam yang dapat mengganggu ketentraman.
Sebagai langkah konkret, beberapa hari lalu, pihak kepolisian berhasil mengamankan 10 motor yang terlibat dalam aksi balap liar di kawasan Dompak, Tanjungpinang. Pemilik motor diberikan efek jera dengan cara mendorong motornya menuju Mapolresta Tanjungpinang.
Untuk memastikan suasana kondusif selama Ramadan, Polresta Tanjungpinang juga bekerja sama dengan PLN guna menjaga kelancaran aliran listrik di masyarakat, agar ibadah masyarakat tidak terganggu.














