Tata Kawasan Cagar Budaya, Pemko Sawahlunto Sinkronkan RPIKS dengan Kementerian PU

 

DK-Sawahlunto (Sumbar)Upaya menata Cagar Budaya Sawahlunto agar lebih terarah dan terintegrasi terus dikuatkan. Pada Rabu 19/8/2026, Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah duduk bersama Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas Rencana Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS).

Pertemuan ini menjadi langkah awal menyatukan visi. Mulai dari penetapan lokasi prioritas, konsepsi desain kawasan, hingga menyusun matriks program agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan begitu, setiap infrastruktur yang dibangun nantinya bisa saling mendukung dan tepat sasaran.

Proses penyusunan RPIKS tidak dikerjakan sendiri. Pemko Sawahlunto menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga tim pendamping. Kolaborasi lintas sektor ini penting agar setiap program yang masuk ke kawasan Cagar Budaya selaras dengan kebutuhan di lapangan dan kewenangan masing-masing.

Wawako Jeffry menegaskan Pemko Sawahlunto berkomitmen penuh menindaklanjuti hasil pembahasan ini. Perangkat daerah terkait langsung diminta memetakan kebutuhan, kewenangan, dan langkah konkret agar RPIKS bisa segera masuk tahap implementasi.

“Bagi kami, keterpaduan perencanaan adalah kuncinya. Kalau dari awal sudah satu suara, maka pembangunan di kawasan Cagar Budaya Sawahlunto akan lebih terarah, hasilnya lebih maksimal, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat serta pengunjung,” ujar Jeffry.

Dengan terbangunnya sinergi ini, Pemko berharap Sawahlunto tidak hanya terjaga nilai sejarahnya, tetapi juga tumbuh menjadi kawasan yang nyaman, tertata, dan berdaya dukung bagi ekonomi serta pelayanan publik.

Penulis: AfriyantiEditor: Herman