DK-Jakarta – Desa Lidi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terisolasi hingga lima hari setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Akses menuju desa belum dapat ditembus akibat longsor dan kondisi gelombang laut yang tinggi.
Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro mengatakan Desa Lidi menjadi satu-satunya wilayah yang hingga kini belum dapat dijangkau tim penyelamat.
“Masih ada satu desa yang terisolir sama sekali, Desa Lidi,” kata Marselus dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu (19/8/2026).
Ia menjelaskan jalur darat menuju desa tertutup material longsor berupa batu besar dan tanah, sehingga sangat berbahaya untuk dilalui. Sementara itu, upaya evakuasi melalui jalur laut juga belum memungkinkan karena gelombang tinggi.
Saat ini, personel gabungan dari Polres Sikka, Basarnas, dan TNI masih tertahan di Pulau Palue sambil menunggu kondisi yang lebih aman untuk memasuki desa.
Warga Kekurangan Air Bersih
Marselus mengungkapkan warga Desa Lidi mulai mengalami kekurangan air bersih dan bahan makanan. Sejumlah warga terpaksa memanjat pohon kelapa untuk memperoleh air dan buah kelapa sebagai sumber konsumsi.
“Ada warga di Desa Lidi karena sudah kekurangan bahan makan dan hampir kehabisan air minum memanjat kelapa. Tapi saat memanjat ada gempa sehingga korban jatuh,” ujarnya.
Korban yang diketahui bernama Servasius Sanda (25) kini menjalani perawatan di puskesmas setempat akibat luka yang dialaminya.
Korban Meninggal Bertambah
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Sikka bertambah menjadi lima orang. Korban terbaru adalah Frater Leonardus Noprianto Waku, yang sebelumnya mengalami luka kritis saat gempa terjadi.
Leonardus diketahui melompat dari lantai tiga bangunan Seminari Tinggi Filsafat Katolik Ritapiret di Maumere ketika guncangan mengguncang kawasan tersebut. Ia meninggal dunia di RSUD TC. Hillers Maumere pada Selasa (18/8/2026) pukul 22.00 WITA.
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno membenarkan adanya penambahan korban jiwa tersebut.
“Iya benar, ada tambahan satu korban meninggal dunia. Meninggal di RSUD TC. Hillers Maumere,” ujarnya.
Hingga kini, pemerintah dan tim gabungan terus mengupayakan pembukaan akses menuju Desa Lidi agar bantuan logistik, air bersih, dan evakuasi warga dapat segera dilakukan.












