DK-Jakarta – Prabowo Subianto menyalurkan sapi sedekah bagi masyarakat untuk merayakan tradisi Meugang di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut diharapkan membantu warga menyambut Ramadan, terutama setelah wilayah itu terdampak bencana.
“Sedekah dari Presiden Prabowo sangat menyenangkan hati karena kami sedang dalam keadaan musibah kayak ini. Hari Meugang kami sangat meriah seperti-seperti yang dulu,” kata seorang warga Desa Geudumbak, Aceh Utara, Selasa (17/2/2026).
Warga tampak antusias menyiapkan Kuah Beulangong, gulai tradisional khas Aceh yang menjadi hidangan utama dalam perayaan Meugang. Sapi bantuan Presiden diantarkan relawan dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) bersama kelompok relawan lainnya.
Proses memasak dilakukan secara gotong royong menggunakan wajan besar dan kayu bakar. Nasi dimasak dalam jumlah banyak agar dapat dinikmati bersama seluruh masyarakat desa.
Bahan utama Kuah Beulangong berasal dari sapi pemberian Presiden yang disembelih sebagai bagian dari tradisi menyambut bulan suci Ramadan.
“Orang Aceh bilang ini Kuah Beulangong. Itu sudah puas sekali karena ini tradisi yang paling diutamakan kalau di Aceh ini,” ujar warga tersebut.
Setelah masakan matang, masyarakat langsung menyantap hidangan secara bersama-sama. Tradisi tetap berlangsung meriah meski daerah tersebut masih dalam masa pemulihan pascabencana.
“Sangat menyenangkan hati, kami tidak sanggup membalas kekasihannya. Hanya kami serah kepada Allah SWT,” katanya.
Selain bantuan sapi, Presiden juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan sekitar Rp72,5 miliar untuk mendukung penyediaan sapi Meugang bagi masyarakat terdampak bencana. Sebanyak 1.455 sapi diserahkan secara simbolis kepada 19 pemerintah kabupaten/kota oleh Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana, Tito Karnavian.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga tradisi Meugang sekaligus mempercepat pemulihan sosial di wilayah terdampak bencana.














