Banjir 1,2 Meter Rendam Villa Tomang Baru di Pasar Kemis

Perumahan Villa Tomang Baru di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terendam banjir hingga setinggi 1,2 meter akibat hujan deras

Petugas tengah melakukan pemimpin untuk penyedotan air agar banjir yang melanda Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang surut, Jumat 20 Februari 2026.
Petugas tengah melakukan pemimpin untuk penyedotan air agar banjir yang melanda Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang surut, Jumat 20 Februari 2026.(dok : Tangkapan Layar).

DK-Tangerang – Perumahan Villa Tomang Baru di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terendam banjir hingga setinggi 1,2 meter akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (19/2/2026). Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang melakukan penyedotan air menggunakan sejumlah pompa.

Ratusan rumah yang tersebar di lima rukun warga (RW 13, 14, 15, 17, dan 18) terdampak genangan, sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

“Ketinggian tertinggi mencapai 60 sentimeter hingga 1,2 meter. Air naik sejak pagi hari hingga petang hari ini,” ujar Hendi, pengurus RW 15 Villa Tomang Baru, Jumat (20/2/2026).

Menurut Hendi, sekitar 300 kepala keluarga (KK) terdampak banjir kali ini. Sejak air mulai naik, warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Selain merendam permukiman, genangan juga memutus akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang. Sejumlah warga mulai meninggalkan rumah untuk mengungsi ke kediaman kerabat maupun lokasi yang lebih aman.

“Ada beberapa yang ke rumah saudara, kalau saya sendiri mau mengungsi ke rumah anak. Ada juga yang mengungsi ke balai warga,” katanya.

Sementara itu, Komandan Regu Pos Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang Pos Pasar Kemis, Joko Murjito, menyampaikan penyedotan air masih terus berlangsung.

“Penyedotan masih berlangsung, jadi air banjir itu dibuang ke Kali Cirarab yang ada di dekat perumahan,” ujarnya.

Petugas terus berupaya menurunkan debit air agar genangan segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas normal.