Raja Ali Haji Ditetapkan sebagai IKON Kepri, Pemerintah Fokus pada Pelestarian Warisan Literasi

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat komitmennya dalam melestarikan warisan literasi Raja Ali Haji melalui Program Ingatan Kolektif Nasional (IKON)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), didukung penuh oleh Gubernur H. Ansar Ahmad, SE., M.M secara serius menggarap upaya pelestarian warisan literasi Raja Ali Haji melalui Program Ingatan Kolektif Nasional (IKON) Perpusnas.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), didukung penuh oleh Gubernur H. Ansar Ahmad, SE., M.M secara serius menggarap upaya pelestarian warisan literasi Raja Ali Haji melalui Program Ingatan Kolektif Nasional (IKON) Perpusnas.

DK – Kepri – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat komitmennya dalam melestarikan warisan literasi Raja Ali Haji melalui Program Ingatan Kolektif Nasional (IKON) yang digagas Perpustakaan Nasional RI. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE., M.M.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepri, Herry Andrianto, SE., M.M., menjelaskan bahwa Diseminasi Naskah IKON bertujuan untuk meregistrasi karya-karya kuno Raja Ali Haji sebagai bagian dari kepentingan arsip nasional.

โ€œMelalui IKON, karya-karya besar Raja Ali Haji dapat terinventarisasi secara sistematis serta menjadi rujukan penting dalam pengembangan literasi kebangsaan,โ€ ujarnya.

Webinar lanjutan yang melibatkan para pakar seperti Dr. Raja Suzana Fitri, M.Pd., dan budayawan Aswandi Syahri, membahas strategi pelestarian, penelusuran, hingga diseminasi naskah-naskah monumental Raja Ali Haji. Sejumlah karya ikonik yang akan dikukuhkan sebagai IKON Kepri meliputi Gurindam Dua Belas, Tuhfat al-Nafis, Kitab Bustan al-Katibin, Syair Siti Shianah, Syair Suluh Pegawai, Syair Sultan Abdul Muluk, serta Tsamarat al-Muhimmah.

Pengukuhan tersebut memiliki dua tujuan utama: dokumentasi nasional dan revitalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam karya-karya Raja Ali Haji, seperti kebijaksanaan, moralitas, dan kecintaan pada tanah air. Nilai-nilai ini diharapkan dapat diinternalisasi oleh generasi muda melalui penguatan literasi budaya.

Dengan adanya road map pelestarian yang dirumuskan para pakar, Pemerintah Provinsi Kepri menegaskan komitmennya menjaga relevansi pemikiran Raja Ali Haji sebagai tokoh besar yang telah mewarnai peradaban Melayu. Upaya ini juga menjadi langkah strategis agar sang pujangga tidak sekadar dikenang, tetapi terus hidup sebagai warisan intelektual bangsa.

Penulis: AfriyantiEditor: Agus