DK-Jakarta:Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, terus menggencarkan upaya pemberdayaan penyandang disabilitas dengan melibatkan berbagai pemangku kebijakan dan pelaku usaha.
“Pemberdayaan penyandang disabilitas artinya memberikan kesempatan seluas-luasnya,” ujarnya pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, Selasa (2/12/2025) di Depok. Langkah ini bertujuan agar mereka dapat mengembangkan potensi diri untuk hidup mandiri dan berdaya.
Advertisement
Menurut Muhaimin, penguatan pemberdayaan disabilitas selaras dengan upaya pengentasan kemiskinan. Saat ini tercatat ada 8,5 juta penyandang disabilitas di Indonesia yang masih tergolong kelompok miskin.
“Kesetaraan bagi penyandang disabilitas harus terus diwujudkan,” ujarnya menegaskan. Ia menyoroti pentingnya penghapusan diskriminasi di berbagai sektor.
Muhaimin juga menekankan perlunya keterlibatan masyarakat luas dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Ia mencontohkan langkah yang dilakukan Rumah Inklusif Kebumen di Jawa Tengah yang konsisten bergerak sejak 2009.
Advertisement
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membagikan 146 kartu layanan gratis (KLG) kepada penyandang disabilitas. Kartu ini memberikan akses gratis untuk berbagai moda transportasi umum.
Fasilitas tersebut mencakup TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. “Ini merupakan upaya kami untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota inklusif dan ramah bagi semua,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.


https://dpk.kepriprov.go.id/











