
DK-TANJUNGPINANG – Laut di Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) memprihatinkan lantaran penuh dengan tumpukan sampah.
Salah seorang Aktivis Lingkungan, Kemala Septia Zona sangat menyayangkan hal itu. Terlebih sebagian besar masyarakat beraktivitas di perairan tersebut.
“Banyak warga bekerja sebagai nelayan sehingga pesisir menjadi sumber penghidupan. Maka, layak untuk mendapat perhatian dari berbagai pihak terkait kesehatan lingkungannya,” katanya, Jumat (28/06).
Menurutnya, Kampung Bugis merupakan pemukiman warga yang berhak untuk mendapatkan lingkungan bersih dan sehat.
Maka dari itu, ia akan menggelar gotong royong atau clean up serta menerima volunter atau sukarelawan untuk turut membersihkan laut pada Sabtu (29/06) pagi mendatang.
Dalam aksinya, ia mengajak seluruh masyarakat Tanjungpinang khususnya para generasi muda untuk turut ikut serta.
Selain itu, ia juga melibatkan berbagai instansi/organisasi pemerintah dan non pemerintah untuk mendukung clean up itu.
“Kita akan membersihkan pelataran Kampung Bugis yang dipenuhi tumpukan sampah,” tuturnya.
Bagi masyarakat khususnya generasi muda yang berminat dapat bergabung dalam grup whatsapp, DM instagram @kemalazona, langsung datang pada saat kegiatan.
“Ini terbuka untuk seluruh Warga Tanjungpinang,” ucap Kemala.


https://dpk.kepriprov.go.id/











