Perkuat Layanan JKN, Pemko Sawahlunto & BPJS Kesehatan Solok Gelar Forum Kemitraan 2026

 

DK-SAWAHLUNTO(Sumbar)– Layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Sawahlunto ditargetkan semakin cepat, mudah diakses, dan berkualitas. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Kota Sawahlunto Tahun 2026 yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Solok pada Rabu 17/6/2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Balai Kota Sawahlunto ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra.

Forum kemitraan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok beserta jajaran, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait. Di antaranya Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Direktur RSUD Sawahlunto. Kehadiran unsur pimpinan OPD menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis JKN.

Dalam forum ini, BPJS Kesehatan Cabang Solok memaparkan hasil evaluasi kerja sama dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjutan di wilayah Sawahlunto. Evaluasi mencakup kepatuhan faskes terhadap prosedur pelayanan, kecepatan pelayanan peserta JKN, serta kendala yang masih dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung dua arah antara BPJS Kesehatan, Pemko, dan pihak rumah sakit agar solusi yang diambil tepat sasaran.

Tiga isu utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, pengelolaan kerja sama faskes agar administrasi klaim dan rujukan berjalan lebih efisien. Kedua, peningkatan mutu layanan melalui penguatan sumber daya manusia kesehatan dan penyediaan sarana prasarana yang memadai. Ketiga, pelayanan prima kepada peserta JKN agar tidak ada lagi keluhan terkait antrean panjang, diskriminasi status kepesertaan, atau informasi yang tidak jelas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok menegaskan bahwa forum kemitraan rutin ini penting untuk menjaga komunikasi dan kepercayaan antara semua pihak. Dengan evaluasi berkala, diharapkan permasalahan dapat diselesaikan sebelum berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan seluruh faskes yang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik. Ia menekankan bahwa program JKN merupakan salah satu pilar utama pembangunan kesehatan di Sawahlunto. Pemko Sawahlunto siap mendukung penuh, mulai dari penguatan regulasi, dukungan anggaran, hingga pengawasan di lapangan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan juga diarahkan agar layanan kesehatan tidak hanya terpusat di pusat kota, tetapi merata hingga ke pelosok. Dengan begitu, seluruh warga Sawahlunto dapat merasakan manfaat JKN tanpa terkecuali dan dalam jangka panjang sistem kesehatan kota tetap berkelanjutan.

Target kita jelas: warga Sawahlunto harus dapat layanan kesehatan yang cepat, mudah, berkualitas. Kolaborasi solid Pemko, BPJS, dan faskes kuncinya. Ini bagian dari mewujudkan kota yang hidup dan menghidupi, tegas Riyanda.

Penulis: HermanEditor: Afriyanti