DK-Jakarta — Perjalanan mudik, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, sering kali memakan waktu lama dan cukup melelahkan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi para pemudik, terutama jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dirangkum dari laman Halodoc pada Minggu (8/3/2026), perjalanan panjang serta kurangnya waktu istirahat dapat memicu berbagai masalah kesehatan fisik maupun mental selama mudik.
Risiko Kesehatan Saat Perjalanan
Perjalanan yang panjang dan kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan fisik serta mental. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi dan kinerja, terutama bagi pengemudi kendaraan.
Selain itu, pola makan yang tidak teratur selama perjalanan juga dapat memicu dehidrasi serta gangguan pencernaan.
Duduk terlalu lama tanpa bergerak juga berpotensi menyebabkan nyeri otot, sakit punggung, hingga pegal pada sendi. Kondisi ini sering dialami pengemudi maupun penumpang yang jarang berhenti untuk beristirahat.
Dalam beberapa kasus, posisi duduk yang sama dalam waktu lama juga dapat mengganggu sirkulasi darah dan meningkatkan risiko Deep Vein Thrombosis (DVT), yaitu kondisi terbentuknya gumpalan darah pada pembuluh darah dalam.
Selain faktor fisik, kemacetan, cuaca buruk, serta tekanan selama perjalanan juga dapat memicu stres dan kecemasan yang berdampak pada kesehatan mental pemudik.
Tips Menjaga Kesehatan Saat Mudik
Agar kesehatan tetap terjaga selama perjalanan, pemudik disarankan memperhatikan asupan makanan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Membawa bekal seperti roti gandum dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Selain itu, buah-buahan juga dianjurkan karena mengandung nutrisi dan cairan yang baik untuk tubuh.
Pemudik juga disarankan menghindari konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan karena biasanya tinggi lemak dan gula yang dapat memicu gangguan kesehatan.
Jika merasa lelah saat perjalanan, pengemudi sebaiknya segera beristirahat di tempat yang aman dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.
Istirahat sejenak dapat membantu tubuh kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan sekaligus memberikan kesempatan untuk memeriksa kondisi kendaraan.
Selain itu, penting untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan membawa air mineral yang cukup selama perjalanan.
Cairan tubuh juga dapat dipenuhi dengan mengonsumsi buah yang kaya kandungan air, sehingga tubuh tetap segar meski menempuh perjalanan jauh.
Sebagai langkah antisipasi, pemudik juga dianjurkan membawa obat-obatan ringan seperti obat flu, pereda nyeri, plester luka, dan cairan antiseptik.
Bagi pemudik yang memiliki kondisi medis tertentu, obat yang diresepkan dokter sebaiknya tidak dilupakan agar kesehatan tetap terjaga selama perjalanan mudik.














