DK-Tangerang — Banjir kembali mengepung wilayah Tangerang Raya menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun terus-menerus menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Tangerang hingga Tangerang Selatan terendam air.
Seorang warga, Goniz, mengatakan banjir terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di kolong flyover wilayah Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa.
“Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Cibodas, tepatnya kolong fly over, Kota Tangerang, banjir setinggi lutut orang dewasa. Aliran Kali Sabi meluap dan banyak kendaraan tidak dapat melintas,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Akibat genangan tersebut, banyak pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memutar balik. Kondisi itu memicu kemacetan panjang di sekitar lokasi.
Permukiman Warga Terendam
Banjir juga merendam kawasan permukiman warga di Komplek Taman Asri, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Seorang warga, Laras, mengatakan air mulai naik menjelang waktu sahur.
“Air mulai naik menjelang makan sahur. Kami pun berusaha menyelamatkan barang-barang di rumah agar tidak kebanjiran,” ujarnya.
Selain itu, banjir juga dilaporkan melanda Perumahan Villa Regency Tangerang 2 di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Seorang warga bernama Sely mengatakan ketinggian air di kawasan tersebut mencapai sekitar 70 sentimeter.
“Sudah merendam rumah warga, kendaraan sudah tidak bisa melewati jalanan,” katanya.
Banjir Juga Terjadi di Tangerang Selatan
Di wilayah Tangerang Selatan, banjir juga terjadi di Komplek Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren. Seorang warga bernama Nurdin menyebut ketinggian air mencapai sekitar 80 sentimeter pada dini hari.
“Kendaraan tidak dapat melintas dan yang nekat menerjang banjir pasti mogok. Air juga masuk ke dalam rumah dan mengganggu aktivitas makan sahur,” ujarnya.
Menurut Nurdin, banjir di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Kawasan itu kerap dilanda banjir setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.
“Hujan terus-menerus dan tidak kunjung reda hampir satu hari satu malam,” katanya.














