UMUM  

Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2026 Turun Jadi Rp 54,9 Juta

DPR Dorong Penurunan Tiket Pesawat

pesawat haji
ilustrasi pesawat haji (dok:datakepri)

DK-Jakarta — Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk membahas besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1447 H/2026 M.
Dalam rapat perdana, pemerintah mengusulkan Bipih rata-rata sebesar Rp 54.924.000 atau turun Rp 507.750 dibanding tahun 2025.

Ketua Panja biaya ongkos haji dari pemerintah, Jaenal Effendi, menyebut penurunan Bipih dilakukan setelah mempertimbangkan efisiensi pada sejumlah komponen biaya.

“Pemerintah mengusulkan biaya rata-rata Bipih tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp 54.924.000, atau turun sebesar Rp 507.750,78 dari Bipih tahun 1446 H/2025 M,”

ujar Jaenal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Rincian Komponen Biaya Haji 2026

Jaenal menjelaskan, komponen Bipih 2026 terdiri atas empat bagian utama, dengan biaya penerbangan menjadi porsi terbesar:

  1. Biaya penerbangan embarkasi–Arab Saudi (PP): Rp 33.100.000

  2. Akomodasi di Makkah: Rp 14.652.000

  3. Akomodasi di Madinah: Rp 3.872.000

  4. Living cost: Rp 3.300.000

Ia menegaskan, biaya penerbangan tahun depan tetap sama seperti tahun sebelumnya karena masih menggunakan sistem carter pesawat yang berbeda dari penerbangan reguler.

DPR Minta Biaya Tiket Pesawat Diturunkan

Ketua Panja DPR RI Abdul Wachid menyoroti tingginya biaya penerbangan haji yang mencapai Rp 33 juta.
Ia menilai perlu ada upaya untuk menurunkan biaya tiket pesawat agar tidak terlalu jauh berbeda dengan harga tiket umrah.

“Para calon jamaah minta diturunkan. Kami juga sulit menjawab, kenapa umrah bisa Rp 8 juta–Rp 10 juta, sedangkan haji Rp 33 juta. Ini karena pesawatnya carter, jadi biayanya berbeda,”

jelas Wachid.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang meminta Panja dan Kementerian Agama meninjau ulang komponen biaya penerbangan tersebut.

“Penerbangan tiket pesawat sudah disebutkan Rp 33,1 juta, nanti malam kita bahas lagi. Ketua Panja masih menginginkan turunnya sekitar Rp 1 juta dari angka itu,”

kata Marwan.

Langkah Selanjutnya

Rapat Panja BPIH akan dilanjutkan malam ini untuk membahas detail biaya penerbangan dan akomodasi.
Targetnya, hasil final Bipih 2026 disepakati sebelum akhir November 2025 agar proses pelunasan haji dapat dimulai lebih cepat.

Penulis: HermanEditor: Agus