Ashady : Program 100 RTLH 2024 Tetap Direalisasikan

Masyarakat Apresiasi Pemko

ilustasi rumah tidak layak huni (dok: google)

DK-Tanjungpinang-Defisit Anggaran yang melanda Pemerintah Kota Tanjungpinang mendapatkan banyak sorotan masyarakat. Banyak anggaran yang dipangkas oleh DPRD Tanjungpinang Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Diantara anggaran yang dipangkas ialah seragam gratis,  Rumah Tidak Layak Huni, makan minum DPRD dan lainnya.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Kota Tanjungpinang  dikabarkan sudah mengakomodir terkait Rumah Tidak Layak Huni untuk dianggarkan pada APBD P 2024. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ashady Selayar kepada media ini (21/8).

“Program 100 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2024 juga telah disetujui dan akan dilaksanakan tahun ini,” tegasnya.

hal ini membuat masyarakat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang karena dinilai lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Budi Prasetyo, Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Jumat (23/8).

“memang sudah seharusnya pemerintah mengorbankan program yang tidak penting dan mengutamakan program pro rakyat,” ujarnya kepada media ini.