https://dpk.kepriprov.go.id/

BIPA Khusus Bahasa Jawa Kini Tersedia di Johor Malaysia 

Peresmian BIPA Bahasa Jawa di Johor Malaysia. (Foto: KJRI Johor Bahru)
Peresmian BIPA Bahasa Jawa di Johor Malaysia. (Foto: KJRI Johor Bahru)

DK MALAYSIA – KJRI Johor Bahru meresmikan Program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asli (BIPA) terkhusus Bahasa Jawa untuk para penutur asing di Johor, Malaysia.

Program ini adalah hasil kolaborasi antara KJRI Johor Bahru, KBRI Kuala Lumpur, Kemendikbudristek, dan UNESA, dengan tujuan memberikan kursus Bahasa Jawa kepada warga asing di Malaysia.

Konjen RI Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto menyebut, kursus tersebut bertujuan untuk mempromosikan budaya Jawa sebagai bagian yang inklusif dari keberagaman budaya dan untuk merangsang pembentukan sebuah pusat budaya Jawa di Johor.

“Kursus bahasa Jawa ini baru pertama kalinya dilakukan di Perwakilan RI di Malaysia. Peresmiannya oleh Konjen RI Johor Bahru mewakili Dubes RI Kuala Lumpur di Keraton Mbah Anang Jalan Yusuf, Kampung Parit, Johor,” ucapnya.

Sigit Suryantoro mengungkapkan, kursus itu adalah salah satu upaya agar budaya Jawa menjadi sebuah budaya yang inklusif sehingga dapat berkembang dan terus lestari.

Sejak puluhan tahun lalu, banyak keturunan masyarakat Jawa yang berdomisili di Johor khususnya daerah Muar dan Batu Pahat. Kursus itu juga akan dapat menjadi cikal bakal terbentuknya sebuah pusat budaya Jawa di Johor.

“Tenaga pengajar dan kurikulum kursus yang pada tahap awal berlangsung secara online berasal dari UNESA,” ucapnya.

Diharapkan melalui 16 sesi pengajaran, peserta akan dapat menguasai dasar-dasar Bahasa Jawa, dengan fokus tidak hanya pada aspek bahasa tetapi juga aspek budaya seperti tembang dan langgam.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menciptakan sistem pengajaran yang menyenangkan supaya menarik. Tidak hanya mempelajari teori aksara dan bahasa Jawa, tapi juga mengenai tembang dan langgam.

Kedepannya, pengajaran juga akan dilakukan secara offline. Acara peresmian dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari institusi pendidikan dan budaya serta masyarakat Jawa di daerah tersebut.

Tampak hadir juga Timbalan Dekan UTHM, Yayasan Warisan Johor, Jabatan Pendidikan Negeri Johor, Perwakilan dari Pegawai Daerah Batu Pahat, dan Perwakilan Pegawai Daerah Muar.

Kemudian, ada juga Timbalan PPD Batu Pahat dan Muar, Ketua Badan Kebudayaan Setia Budi, serta Pengerusi dan Pengasas Persatuan Jawa Parit Bugis.