Kualitas Udara Sawahlunto Tidak Sehat, Kwarcab 11 Pramuka Bagikan Ribuan Masker

 

DK-Sawahlunto (Sumbar)- Di saat kualitas udara Kota Sawahlunto memburuk dan masuk kategori tidak sehat, kepedulian nyata justru datang dari Gerakan Pramuka.

Kwartir Cabang (Kwarcab) 11 Kota Sawahlunto turun langsung ke jalan membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Aksi kemanusiaan itu digelar selama dua hari berturut-turut, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026), menyasar dua titik dengan mobilitas warga tinggi, yakni kawasan Pasar Talawi dan depan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT).

Tanpa canggung, anggota Pramuka berseragam lengkap menghampiri satu per satu pedagang, pengendara, hingga pembeli pasar. Masker dibagikan sembari mengedukasi warga akan pentingnya perlindungan diri di tengah kabut asap.

Langkah cepat ini dipimpin langsung Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimas Gana) Kwarcab 11 Kota Sawahlunto, sebagai respon atas meningkatnya kekhawatiran warga terhadap paparan polusi udara.

Kepedulian tersebut bukan tanpa dasar. Berdasarkan data resmi yang dipantau melalui media sosial Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Jumat, 16 Oktober 2026, tercatat mencapai angka 171.

Nilai ISPU 171 tersebut masuk dalam kategori tidak sehat, yang artinya dapat merugikan kesehatan bagi kelompok sensitif dan menimbulkan gejala iritasi pada masyarakat umum yang beraktivitas lama di luar ruangan.

“Begitu kami menerima informasi ISPU sudah 171 tidak sehat, kami langsung bergerak. Pramuka tidak boleh diam. Sesuai Dharma Bakti, kami harus hadir membantu masyarakat,” ujar Wakil Ketua Abdimas Gana Kwarcab 11 Kota Sawahlunto.

Ia menegaskan, pembagian masker ini adalah wujud implementasi Satya dan Darma Pramuka, yaitu peduli, tanggap, dan siap siaga terhadap kondisi kebencanaan dan lingkungan.

“Kami sengaja memilih Pasar Talawi dan BDTBT karena di sana pusat aktivitas ekonomi warga. Banyak pedagang dan pengendara yang mau tidak mau harus terpapar udara luar. Kami imbau warga untuk selalu menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan sampai kualitas udara kembali normal,” tegasnya.

Aksi Pramuka itu pun disambut antusias warga. Para pedagang Pasar Talawi mengaku sangat terbantu, mengingat dalam dua hari terakhir udara terasa lebih sesak dan jarak pandang sedikit berkurang.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak adik-adik Pramuka. Ini sangat membantu kami pedagang yang seharian di pasar. Memang udaranya agak sesak, jadi masker sangat kami butuhkan,” ujar seorang pedagang.

Penulis: AfriyantiEditor: Herman