Jaga Kerukunan, Wawako Jeffry Buka Dialog Lintas Agama di Khas Ombilin

 

DK-Sawahlunto (Sumbar)- Sebanyak 80 peserta mengikuti Dialog Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto di Hotel Khas Ombilin, Senin (19/10/2026).

Dialog yang dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa (19–20/10/2026), tersebut dibuka langsung Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah dan dibagi dalam dua angkatan, terdiri dari tokoh lintas agama, penyuluh agama kecamatan, dan pengurus masjid se-Kota Sawahlunto.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi lintas agama untuk menjaga keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman Kota Sawahlunto.

Dalam sambutannya, Wawako Jeffry menegaskan bahwa keharmonisan antarumat beragama merupakan keistimewaan sekaligus kekayaan Kota Sawahlunto yang harus dipelihara bersama.

“Kerukunan di Sawahlunto ini adalah keistimewaan kita. Ini modal sosial yang mahal, tidak dimiliki semua daerah. Tugas kita bersama adalah merawat dan menjaganya agar tetap harmonis,” ujar Wawako Jeffry.

Ia menekankan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, FKUB, Kementerian Agama, dan tokoh lintas agama untuk memperkuat upaya pencegahan potensi perpecahan sejak dini.

Untuk itu, Wawako mendorong optimalisasi peran FKUB melalui kegiatan yang relevan dan menyentuh masyarakat, seperti dialog kerukunan dan kemah lintas agama.

“Dengan kegiatan seperti ini, komunikasi dan pemahaman antarumat akan terus terbangun. Pemerintah Kota Sawahlunto sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang berkontribusi pada penguatan kerukunan,” tambahnya.

Sementara Ketua FKUB Kota Sawahlunto Zainul Arizal Datuak Bandaro Putih mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan lintas generasi.

“Apa yang kita nikmati hari ini harus kita wariskan. Upaya antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar persatuan yang sudah terpelihara baik di Sawahlunto ini dapat terus berlanjut hingga generasi mendatang,” ujar Datuak Bandaro Putih.

Penulis: AfriyantiEditor: Herman